Alur

5 Rekomendasi Taman Nasional Terdekat dari Jabodetabek untuk Liburan Nataru

5 Rekomendasi Taman Nasional Terdekat dari Jabodetabek untuk Liburan Nataru
Menikmati momen matahari terbenam atau sunset di Taman Nasional Ujung Kulon. (foto: Kureta/Morteza Syariati Albanna).

Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memiliki rekomendasi destinasi tempat berlibur yang tak jauh dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), untuk merayakan momen Nataru atau Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

KLHK pun merekomendasikan lima lokasi Taman Nasional yang bisa didatangi warga Jabodetabek.

"Mau liburan Natal dan tahun baruan yang dekat dari Jabodetabek, ke Taman Nasional mana ya asiknya Sobat Hijau?" dikutip dari akun Twitter @KementerianLHK, Sabtu, 24 Desember 2022.

Berikut 5 rekomendasi Taman Nasional dekat Jabodetabek yang direkomendasikan KLHK:

1. Taman Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)

Alun-alun Surya Kencana Gunung GedeAlun-alun Surya Kencana di Gunung Gede, Bogor, Jawa Barat. (foto: Kureta/Morteza Syariati Albanna).

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango adalah salah satu taman nasional yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Ditetapkan pada tahun 1980, taman nasional ini merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. 

TNGGP terutama didirikan untuk melindungi dan mengonservasi ekosistem, flora dan fauna pegunungan yang cantik di Jawa Barat. 

Dengan luas 24.270,80 hektare, wilayahnya terutama mencakup dua puncak gunung Gede dan Pangrango beserta lebatnya hutan pegunungan di sekelilingnya.

2. Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)

Gunung Halimun SalakPerkemahan di Gunung Halimun Salak, Bogor, Jawa Barat. (foto: Kureta/Morteza Syariati Albanna).

Taman Nasional Gunung Halimun–Salak adalah salah satu taman nasional yang terletak di Jawa bagian barat. Kawasan konservasi dengan luas 113.357 hektare ini menjadi penting karena melindungi hutan hujan dataran rendah yang terluas di daerah ini, dan sebagai wilayah tangkapan air bagi kabupaten-kabupaten di sekelilingnya. 

Dengan lingkup wilayah yang bergunung-gunung, dua puncaknya yang tertinggi adalah Gunung Halimun (1.929 m) dan Gunung Salak (2.211 m). 

Lebih dari 700 jenis tumbuhan berbunga hidup di hutan alam di dalam TNGHS, juga ada keberadaan beberapa jenis fauna penting yang dilindungi di sini seperti elang jawa, macan tutul jawa, owa jawa, surili, dan lain-lain. 

Kawasan TNGHS dan sekitarnya juga merupakan tempat tinggal beberapa kelompok masyarakat adat, antara lain masyarakat adat Kasepuhan Banten Kidul dan masyarakat Baduy.

3. Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) 

Puncak Gunung Ciremai via Trisakti SadarehePuncak Gunung Ciremai masih ditutupi kabut. (foto: Kureta/Morteza Syariati Albanna).

Taman Nasional Gunung Ciremai adalah sebuah kawasan konservasi yang terletak di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, 

Gunung api tertinggi di Jawa Barat ini memiliki luas kawasan 14.841,30 Hektar. Ketinggiannya mencapai 3.078 mdpl membentuk kerucut di sisi sebelah Utara. 

Kawasan TNGC merupakan habitat bagi sekitar 119 tumbuhan alam yang terdiri dari 40 jenis anggrek dan 79 jenis non-anggrek termasuk koleksi tanaman hias. Juga tercatat 38 spesies mamalia, 112 spesies burung, 60 spesies herpetofauna dan 70 spesies anggrek (PILI-TNGC, 2014). 

Tiga spesies kunci yang terancam kepunahan dan menjadi perhatian utama dalam upaya menjamin keberadaan populasi dan habitatnya di kawasan TN Gunung Ciremai yaitu Macan tutul jawa (Pantherapardus melas), Surili (Presbytis comata), dan Elang jawa (Nisaetus bartelsi). 

 4. Taman Nasional Kepulauan Seribu 

Kepulauan SeribuKapal kecil bersandar di pantai Pulau Dolphin, Kepulauan Seribu, Jakarta. (foto: Kureta/Morteza Syariati Albanna).

Taman Nasional Kepulauan Seribu adalah kawasan pelestarian alam bahari yang terletak kurang lebih 45 km di sebelah utara Jakarta.

Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu memiliki tiga kelurahan yang berbeda, yaitu Kelurahan Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Kelapa, dan Kelurahan Pulau Harapan.

Perairan laut di kawasan ini merupakan perairan laut dangkal dengan pulau-pulau karang dan paparan karang serta terumbu karang (reef flat dan coral reef). 

Taman Nasional ini mempunyai Sumber Daya Alam (SDA) yang khas, yaitu keindahan alam laut dengan ekosistem karang yang unik seperti terumbu karang, ikan hias dan ikan konsumsi, echinodermata, crustacea, molusca, penyu, tumbuhan laut dan darat, mangrove, padang lamun, dan lain-lain.

5. Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK)

Pulau PeucangDermaga Pulau Peucang di Taman Nasional Ujung Kulon. (foto: Kureta/Morteza Syariati Albanna).

Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Kawasan taman nasional ini pada mulanya meliputi wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil di sekitarnya seperti Pulau Handeuleum, Pulau Peucang, dan Pulau Panaitan. 

Kawasan taman nasional ini mempunyai luas sekitar 122.956 Ha; (443 km² di antaranya adalah laut), yang dimulai dari Semenanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudra Hindia.

Ujung Kulon merupakan taman nasional tertua di Indonesia yang sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991, karena wilayahnya mencakupi hutan lindung yang sangat luas. Sampai saat ini kurang lebih 50 sampai dengan 60 badak hidup di habitat ini. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 7 February 2023 | 18:05 WIB
Gempa bumi Magnitudo (M) 7,8 yang melanda Turki dan Suriah mengundang duka cita dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 11:24 WIB
Berikut lirik lengkap single Manusia Putus Asa milik Ayuenstar.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 7:15 WIB
Penyanyi solo Marion Jola kembali merilis single terbarunya yang berjudul Bukan Manusia.
Loading ...