News

Anggaran Hibah Koni Abdya Ternyata Cukup Banyak

Anggaran Hibah Koni Abdya Ternyata Cukup Banyak
Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, Akmal Ibrahim. (Foto: Kureta/istimewa).

Aceh Barat Daya - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh, Akmal Ibrahim membeberkan anggaran hibah yang dikelola Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten setempat.

Ternyata, setiap tahun suplai anggaran untuk KONI dari pemerintah tidak sedikit namun sekarung. Tahun 2021 ini , anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk KONI Abdya berjumlah Rp 800 juta rupiah dari Rp 1,3 yang diusulkan.

Akmal Ibrahim mengaku hal ini diumbarnya guna menjawab keluhan salah satu Cabang Olahraga (Cabor) yang mengeluh anggaran tidak cukup. Data Rencana Anggaran Biaya (RAB) KONI Abdya tahun 2021 yang diposting melalui laman resmi facebooknya, dimaksud agar masyarakat tidak salah persepsi.

Baca juga: Lifter Nurul Akmal Rebut Medali Emas PON Papua

"Kawan-kawan, keluhan soal dana olahraga seperti sering di muat di berbagai Medsos, kita sikapi sebagai sebuah dinamika positif. Namun biar tak menimbulkan prasangka, berikut rincian anggaran sejak tahun 2018 hingga sekarang, dan contoh untuk apa uang Koni dipakai," kata Bupati Akmal, Minggu 10 Oktober 2021.

Kata Akmal, terkhusus untuk Koni Abdya tahun 2018 sebanyak Rp 800 juta, tahun 2019 sebanyak Rp 700 juta, tahun 2020 sebanyak Rp 850 juta, dan tahun 2021 sebanyak Rp 800 juta.Dia menjelaskan, pada tahun 2018 anggaran khusus untuk Persada sebanyak Rp 790 juta, tanun 2019 sebanyak Rp 700 juta, tahun 2020 sebanyak Rp 700 juta, dan tahun 2021 sebanyak Rp 200 juta.

Kata Akmal, terkhusus untuk Koni Abdya tahun 2018 sebanyak Rp 800 juta, tahun 2019 sebanyak Rp 700 juta, tahun 2020 sebanyak Rp 850 juta, dan tahun 2021 sebanyak Rp 800 juta.

"Ini adalah dana publik yang sudah dipakai, moga masyarakat terhibur dan prestasinya juga sebanding dengan dana yang sudah dihabiskan," ujarnya.

Bupati Akmal menyadari bahwa imbas Covid yang melanda dunia memang membuat semua orang mengeluh. Pertanian mengeluh tak cukup dana, PU juga, kesehatan, pesantren dan pendidikan juga sama.

"Semua mengeluh. Apa boleh buat kita memang lagi krisis berat. Mohon pengertiannya. Jangan yang satu sektor merasa harus diperioritaskan, sedangkan yang lain boleh ditinggalkan. Mari hadapi bersama-sama, dan moga krisis ini cepat berlalu," tutupnya.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh: Sembuh 71, Kasus Baru 17 Orang

Sementara dalam data Rencana Anggaran Biaya (RAB) KONI Abdya tahun 2021 tertera rincian kemana anggaran ini digunakan. Diperuntukan untuk bidang kesekretariatan sebanyak Rp 57,5 juta, biaya konsumsi Rp 1 juta, biaya perjalanan dinas Rp 50 juta dan biaya publikasi media masa Rp 3,5 juta.

Kemudia sebanyak Rp 25 juta digunakan untuk atlet Abdya mengikuti even daerah dan nasional, biaya rapat kerja KONI tahun 2021 Rp 25 juta, anggaran untuk bantuan 20 Cabang Olahraga (Cabor) Rp 300 juta, pembinaan olahraga masyarakat Rp 50 juta.

Selanjutnya, untuk biaya honorarium pengurus digunakan sebesar Rp 285 juta. Rincianya, untuk honor Ketua Umum Rp 30 juta, ketua harian, Sekretaris Umum dan Bendahara Umum Rp 54 juta, pengurus harian dan para ketua bidang sebanyak 23 orang Rp 138 juta, honor staf sekretariat tiga orang Rp 36 juta, honor pembuatan laporan Rp 3 juta dan dana bantuan operasional ketua umum Rp 24 juta. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 23:04 WIB
Komisaris Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT. Mon Jambee, H. Subarni, menjamin tidak akan ada permainan harga beli sawit.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:29 WIB
Musisi Fariz RM menyapa penggemarnya di tengah pandemi Covid-19 lewat konser musik bertajuk Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:14 WIB
Akmal Ibrahim terlihat semringah sepanjang kegiatan peresmian PKS di Abdya.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:46 WIB
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati menyambut baik instruksi Presiden Jokowi menindak tegas perusahaan pinjol.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:12 WIB
Anggota Komisi I DPR, Sukamta meminta OJK menghapus pemberian akses IMEI kepada perusahaan pinjaman online.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:55 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga non PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akan disanksi apabila tak mau divaksin.
News
Fahzian Aldevan - 16 October 2021 | 17:48 WIB
Mantan ajudan Terdakwa Nurdin Abdullah mengaku uang 200.000 dolar Singapura dari kontraktor diterima langsung Nurdin
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:43 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata memiliki total kekayaan Rp38,4 miliar.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 14:41 WIB
Sebanyak sebelas siswa MTs Harapan Baru ditemukan dalam keadaan tewas usai hanyut di Sungai Cileueur Leuwi.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 14:29 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bersama lima orang lainnya
Loading ...