News

Bayi Kembar Siam Lahir di Palembang, Begini Kondisinya

Bayi Kembar Siam Lahir di Palembang, Begini Kondisinya
Proses operasi kelahiran bayi kembar siam di Palembang. (Foto: Istimewa)

Palembang - Bayi kembar siam dengan dua kepala dan satu tubuh lahir di Rumah Sakit RSMH Palembang. Kedua bayi itu sehat dan kondisinya stabil.

"Operasi kelahiran bayi kembar siam tersebut dilakukan tadi pagi, di pimpin dokter Abarham Martadiansyah," kata Humas RSMH Palembang, Suhaimi, seperti yang dikutip dari Opsi.id, Jumat 14 Januari 2022.

Suhaimin mengatakan, ayah dari bayi kembar siam tersebut berusia 26 tahun. Namun ibu dari bayi tersebut belum bisa dijelaskan karena menjaga privasinya.

Baca juga: Hadfana Firdaus Sempat Berpindah-pindah Usai Tendang Sesajen di Gunung Semeru

"Kalau dari keluarga, ayah bayi berinisial ER usia 26 tahun, tapi untuk jelasnya ibu dan bayinya kita tidak bisa memberikan lebih detail karena itu merupakan hak pasien," ungkap Suhaimi.

Operasi kembar siam di Palembang kata dokter Abraham, merupakan yang pertama kalinya di tahun 2022.

Informasi adanya kehamilan kembar siam ini sudah diketahui sejak usia kandungan pasien berada di usai 16 minggu, bayi itu dilahirkan dalam usia kandungan 38 bulan.

"Pada hari ini di usia kandungannya 38 Minggu kita lahirkan secara caesar. Jadi kembar siam itu dari awal usia kehamilan 16 Minggu sudah terdiagnosis. Dia terdiagnosis ada dua kepala sedangkan tulang belakangnya menyatu sampai setinggi dadanya," katanya.

Pasca operasi, kondisi sang ibu bayi tersebut dinyatakan stabil, namun harus dirawat secara intensif untuk memastikan semua organ tubuh berfungsi dengan normal dan mampu bertahan hidup.

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bintang Bano, yang Habiskan Rp 1,44 T

"Ibu bayi kondisinya baik, akan dirawat seperti biasa, dia di operasi secara khusus dari yang biasa melintang ini di operasi ke atas dari arah pusar,"

"Untuk Bayinya sendiri kondisinya stabil dan saat ini dirawat secara intensif di ruangan khusus, trauma diperiksa organ-organnya dan akan dilakukan penilaian apakah dengan organ yang ada itu bisa menghidupi kedua janin tersebut," jelasnya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Andi Nasution - 17 January 2022 | 20:04 WIB
Pemko Medan saat ini memiliki 20 ribuan dosis vaksin lanjutan (booster) yang akan diprioritaskan kepada lansia yang sudah dua kali disuntik vaksin.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:50 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Riko Sunarko beserta pejabat Polrestabes Medan lainnya terancam mendapat sanksi tegas jika terima suap narkoba.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:38 WIB
Jokowi menyempatkan diri untuk berbincang-bincang bersama para pedagang pasar yang mendapatkan bantuan.
News
Rio Anthony - 17 January 2022 | 18:34 WIB
Dua perampok rumah warga berinisial ZN dan IJF di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap polisi.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:25 WIB
Terkait dengan pemberangkatan jamaah haji dari Kabupaten Cirebon, Imron mengaku masih menunggu keputusan dari pusat.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:24 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkemungkinan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Wali Kota Bekasi Pepen.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:17 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengatakan 11 konflik besar yang terjadi di Indonesia dan menelan ribuan nyawa karena ketidakadilan.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:56 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanggapi pelaporan yang dilakukan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terhadapnya ke KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:43 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan untuk meniadakan daftar 14 negara yang dilarang masuk ke Indonesia ditengah Omicron merajalela
News
Fernandho Pasaribu - 17 January 2022 | 17:41 WIB
BNN RI berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti sabu jaringan Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Riau.
Loading ...