News

Berdendang Bergoyang Fest 2022 Dibatalkan Polisi, Promotor: Kami Punya Izin

Berdendang Bergoyang Fest 2022 Dibatalkan Polisi, Promotor: Kami Punya Izin
Ilustrasi Berdendang Bergoyang Fest 2022. (Foto: Istimewa)

Jakarta - Promotor Emvrio Production selaku penyelenggara acara Berdendang Bergoyang Festival 2022 menegaskan bahwa pihaknya telah mengikuti prosedur dan perizinan sebelum pihak kepolisian mencabut izin keramaian yang berujung pembatalan acara di hari ketiga.

Pesta musik Berdendang Bergoyang Fest 2022 sendiri sedianya berlangsung pada 28, 29, dan 30 Oktober 2022 di Istora Senayan, Jakarta Pusat.

Namun pada penyelenggaraannya, acara tersebut mengalami berbagai permasalahan, termasuk pengaturan jalur penonton yang terlalu padat, sampah yang membludak, sejumlah rundown yang telat, hingga banyaknya pengunjung yang berhasil masuk ke area acara meski tidak memiliki tiket.

Pihak kepolisian kemudian mencabut izin acara lantaran adanya kelebihan kapasitas yang berpotensi membahayakan keselamatan dan keamanan pengunjung.

Berdendang BergoyangPoster pengumuman pembatalan festival musik Berdendang Bergoyang 2022. (Foto: Emvrio)

CEO Emvrio Production, Vino Sefvirrano lewat keterangan tertulisnya mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah perbaikan usai penyelenggaraan hari pertama Berdendang Bergoyang Festival 2022 mengalami beberapa kendala.

"Kami sudah mengikuti prosedur penyelenggaraan event, dan sudah mengantongi ijin keramaian," kata Vino, dikutip Kureta pada Minggu, 30 Oktober 2022.

"Kami juga menyadari banyak kejadian saat event berlangsung namun kami sudah berusaha melakukan penyesuaian alur penonton, mengatur ulang jumlah penampilan, menambah keamanan dan tim medis," tuturnya.

Namun begitu, kata Vino, pihak kepolisian kemudian merilis surat pencabutan izin keramaian acara Berdendang Bergoyang Festival 2022 yang berimbas kepada pembatalan gelaran di hari ketiga.

Pernyataan pembatalan ini, kata Vino, telah mereka terima secara langsung dari pihak yang berwajib dengan alasan keselamatan dan keamanan.

Vino bilang, peristiwa ini bakal menjadi bahan evaluasi internal agar penyelenggaraan event serupa di masa depan menjadi lebih baik.

"Dengan berat hati, event pada hari ketiga dibatalkan, ini akan menjadi evaluasi untuk diperbaiki kedepannya," katanya.

Dalam keterangan yang sama, Vino berterima kasih sekaligus meminta maaf kepada para penonton yang sudah menonton di hari ke-1 dan hari ke-2, serta kepada para sponsor, stakeholder, media partner dan tenant yang sudah mendukung terselenggaranya acara. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 26 November 2022 | 22:26 WIB
Arab Saudi gagal memetik hasil positif dalam laga kedua melawan Polandia.
News
Tigor - 26 November 2022 | 19:21 WIB
Australia membuka jalan untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
News
Tigor - 26 November 2022 | 18:38 WIB
Sering kita saksikan pemain sepak bola di saat jeda melakukan sebuah aktivitas carb rinsing.
News
Tigor - 26 November 2022 | 16:22 WIB
Presiden Jokowi mengklaim bahwa saat ini Indonesia sudah di jalur yang tepat.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:53 WIB
Pernyataan Jokowi terkait siapa calon pemimpin rambut putih yang memikirkan rakyat identik dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
News
Fernandho Pasaribu - 26 November 2022 | 15:05 WIB
Jansen Sitindaon merespons pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pemimpin berambut putih.
News
Tigor - 26 November 2022 | 13:08 WIB
Memasuki hari ke-7 penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 10:26 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyatakan Indonesia menjadi negara yang Islam paling toleran di dunia dan hal ini menurutnya diakui oleh banyak pihak.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 9:35 WIB
Influenza kerap disamakan dengan batuk pilek selesma, padahal keduanya merupakan hal yang berbeda.
News
Morteza Syariati Albanna - 26 November 2022 | 8:56 WIB
Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Imam Pituduh menyatakan khilafah bukan solusi dari persoalan kebangsaan.
Loading ...