News

Berkas Dugaan Tindak Pidana Terorisme Munarman Sudah Lengkap

Berkas Dugaan Tindak Pidana Terorisme Munarman Sudah Lengkap
Eks Sekretaris Umum FPI Munarman ditangkap Densus 88. SPDP kasus terorisemnya sudah diterima Kejaksaan Agung pada Rabu, 5 Mei 2021. (foto: istimewa).

Jakarta - Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan membenarkan penyidikan kasus terorisme yang menjerat eks Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman dinyatakan lengkap atau P21.

"Iya," ujar Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi wartawan ihwal kelengkapan berkas penyidikan Munarman, Senin, 4 Oktober 2021.

Dalam surat yang diterima wartawan, berkas perkara Munarman telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung sejak 7 Juni 2021. Selanjutnya, berkas dinyatakan lengkap pada 20 September 2021.

Baca jugaPolri Beberkan Perkembangan Terbaru Kasus Munarman

Kemudian, Munarman sebagai tersangka dan barang bukti dalam perkara dugaan tindak terorisme itu akan dilimpahkan ke Kejaksaan untuk nantinya disidangkan. Jaksa, juga akan menyusun surat dakwaan terkait perkara tersebut dan kemudian diserahkan ke Pengadilan.

"Sesuai dengan ketentuan Pasal 8 Ayat (3) b, Pasal 138 Ayat (1) dan Pasal 139 KUHAP supaya menyerahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti kepada kami, guna menentukan apakah perkara tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dapat atau tidak dilanjutkan ke pengadilan," tulis surat tersebut.

Baca jugaFadli Zon Beri Sinyal Penguasa Punya Dendam Kesumat dengan HRS dan Munarman

Surat itu ditandatangani oleh Jaksa Utama Madya Idianto atas nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Direktur Tindak Pidana Terorisme dan Lintas Negara Kejaksaan Agung selaku penuntut umum pada 1 Oktober 2021.

Munarman dituduh terlibat dalam sejumlah rencana aksi terorisme di Indonesia. Polisi menduga Munarman telah mengikuti baiat di beberapa kota seperti Makassar, Jakarta, dan Medan.

Munarman ditangkap Densus 88 diduga terkait kasus dugaan terorisme di rumahnya di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan pada Selasa, 27 April 2021. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Andi Nasution - 17 January 2022 | 20:04 WIB
Pemko Medan saat ini memiliki 20 ribuan dosis vaksin lanjutan (booster) yang akan diprioritaskan kepada lansia yang sudah dua kali disuntik vaksin.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:50 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Riko Sunarko beserta pejabat Polrestabes Medan lainnya terancam mendapat sanksi tegas jika terima suap narkoba.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:38 WIB
Jokowi menyempatkan diri untuk berbincang-bincang bersama para pedagang pasar yang mendapatkan bantuan.
News
Rio Anthony - 17 January 2022 | 18:34 WIB
Dua perampok rumah warga berinisial ZN dan IJF di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap polisi.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:25 WIB
Terkait dengan pemberangkatan jamaah haji dari Kabupaten Cirebon, Imron mengaku masih menunggu keputusan dari pusat.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:24 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkemungkinan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Wali Kota Bekasi Pepen.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:17 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengatakan 11 konflik besar yang terjadi di Indonesia dan menelan ribuan nyawa karena ketidakadilan.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:56 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanggapi pelaporan yang dilakukan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terhadapnya ke KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:43 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan untuk meniadakan daftar 14 negara yang dilarang masuk ke Indonesia ditengah Omicron merajalela
News
Fernandho Pasaribu - 17 January 2022 | 17:41 WIB
BNN RI berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti sabu jaringan Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Riau.
Loading ...