News

Calon Panglima TNI Jenderal Dudung Darahnya Sempat Mendidih

Calon Panglima TNI Jenderal Dudung Darahnya Sempat Mendidih
Kepada Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman.(Foto:Opsi/TNI AD)

Jakarta - Nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman disebut-sebut sebagai salah satu kandidat calon Panglima TNI suksesor Jenderal Andika Perkasa, yang sebentar lagi akan memasuki usia pensiun. 

Jauh sebelum itu, Dudung sempat mengaku darahnya tetiba mendidih. Dia mengaku geram atas sikap mantan pentolan FPI Rizieq Shihab yang dinilainya tak menghormati Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelum melakukan pemberantasan baliho Rizieq di seluruh Jakarta, Dudung terlebih dahulu mengamati tindak-tanduk Rizieq dan anak buahnya yang serampangan memasang baliho.

Baca juga: Jokowi Diminta Kirim Surpres Calon Panglima TNI, Dudung Apa Yudo Margono?

Hal itu diungkapkan Dudung Abdurachman saat menjadi pembicara di acara Podcast #Closethedoor Deddy Corbuzier, tahun 2021 lalu.

"Saya masuk ke Kodam Jaya, saya lihat baliho bergelimpangan, seruan jihad, revolusi akhlak, baliho ada yang disembah-sembah, saya pelajari, apa ini," kata Jenderal Dudung seperti dikutip Kureta, Jumat, 25 November 2022.

Selain itu, Dudung juga mengaku panas melihat video-video Rizieq mengganti nama Presiden Jokowi dengan kata-kata yang tidak benar.

"Kemudian saya pelajari juga video-video sebelumnya apa yang dilakukan Rizieq Shihab, berani sekali dia mengatakan pimpinan kita, presiden kita dengan kata-kata yang tidak bagus. Sebagai warga negara mengganti nama presiden dengan kata-kata tidak benar. Mendidih darah saya, panas sudah," ujar mantan Pangkostrad itu.

Baca juga: Dudung Bantah Sedang Tidak Harmonis dengan Andika Perkasa

Kemudian, kata dia, baliho yang dibabat di seluruh Jakarta dinilai sudah sangat meresahkan. Hal itu terbukti saat TNI mendapatkan surat permintaan bantuan kepada Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) Jakarta Pusat untuk menertibkan baliho tersebut.

"Bayangkan kita dapat 338, kantor Satpol PP Jakarta Utara didatangi dan disuruh pasang lagi jam 11 malam. Memang mereka ini siapa, di situ saya bilang, negara harus hadir. Kalau dibiarkan bisa berbahaya," ucap Jenderal Dudung Abdurachman. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 28 November 2022 | 22:41 WIB
Ghana mampu membendung serangan Republik Korea untuk tidak jebol di menit akhir babak kedua.
News
Eno Dimedjo - 28 November 2022 | 21:32 WIB
Platform Melon Indonesia resmi mengumumkan rebranding menjadi Nuon Digital Indonesia.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:49 WIB
Bobby mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 Desember 2022.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:42 WIB
Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan Komisi I DPR menggelar fit and proper test KSAL Yudo Margono calon Panglima TNI.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:32 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan para menteri pembantu Jokowi akan keroyokan menindaklanjuti hasil kesepakatan KTT G30 di Bali.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:24 WIB
Serbia dan Kamerun terlibat duel seru.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:03 WIB
usat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga mewaspadai dampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru erupsi dua kali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya untuk membentuk gugus tugas (task force) khusus guna menindaklanjuti KTT G20 di Bali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:17 WIB
Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan RKUHP akan hapus pasal karet UU ITE.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:09 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman menginformasikan, hingga Senin ini tercatat ada 323 orang meninggal dunia pascagempa bumi 5.3 M di Cianjur, Jabar.
Loading ...