News

Di Kabupaten Cirebon Hewan Peliharaan Juga Divaksin

Di Kabupaten Cirebon Hewan Peliharaan Juga Divaksin
Pelaksanaan vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan digelar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Tengah Tani Kabupaten Cirebon. (Foto: Kureta/Diskominfo Kabupaten Cirebon)

Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian setempat menggelar vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan. Penyuntikan massal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia.

Pelaksanaan vaksinasi rabies tersebut dilaksanakan di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Tengah Tani Kabupaten Cirebon, mulai dari Selasa sampai Rabu, 5-6 Oktober 2021.

Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, pelaksanaan vaksinasi rabies dilakukan untuk mencegah penyebaran dan terpaparnya hewan peliharaan terkena rabies di Kabupaten Cirebon.

Baca juga:

Cegah Subsidi Salah Sasaran, Petani Cirebon Diminta Tertib Administrasi

Hewan peliharaan yang menjadi sasaran dalam pelaksanaan vaksinasi rabies massal yakni kucing, anjing, dan kera. Sebagian besar adalah kucing.

"Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, kami sediakan 100 dosis untuk hewan peliharaan. Sebagian besar yang datang membawa kucing, sebagian kecilnya anjing serta kera," kata Wakil Bupati Cirebon di Puskeswan Kabupaten Cirebon, Selasa 5 Oktober 2021.

Masyarakat yang ingin hewan peliharaannya mendapatkan vaksin, bisa mendatangi tiga unit pelayanan teknis (UPT) puskesmas di tiga titik, yakni di Ciledug (timur), Palimanan (Barat), dan Tengah Tani (tengah).

Wakil Bupati Cirebon yang akrab disapa Ayu ini mengatakan, vaksinasi dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran pemilik agar tetap menjaga kesehatan hewannya. Menurutnya, vaksin rabies harus dilakukan setiap tahunnya.

Pantauan di Puskeswan Tengah Tani, masyarakat tampak antusias mengikuti vaksinasi ini. Sebagian besar pemilik hewan itu rela mengantre mengikuti program dari pemerintah itu.

"Di Kabupaten Cirebon ini, jumlah pencinta kucing ada 60 ribu lebih. Maka semua harus sehat, meskipun penyebaran paling tinggi itu oleh anjing hingga 91 persen," katanya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Ade Hasan mengatakan, vaksinasi ini bisa didapatkan oleh masyarakat yang memiliki hewan peliharaan.

Masyarakat yang ingin hewan peliharaannya mendapatkan vaksin, bisa mendatangi tiga unit pelayanan teknis (UPT) puskesmas di tiga titik, yakni di Ciledug (timur), Palimanan (Barat), dan Tengah Tani (tengah).

"Masyarakat tidak perlu khawatir, pelaksanaan vaksinasi ini berlangsung setiap tahun," katanya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 21:46 WIB
Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Reo dijebloskan ke penjara karena korupsi dana BOS.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 17:29 WIB
Chief Operating Officer (COO) Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) Mohammad Ikhsan menyatakan era pendidikan yang dinamis saat pandemi.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 16:04 WIB
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali memanas seiring mendekati Rabu Pon 8 Desember mendatang ini calon Jaksa Agung pengganti ST Burhanuddin
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan perihal harta kekayaannya melejit Rp 4 miliar, saat jadi pimpinan KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sentil Kapolda dan Kapolres sowan ke sesepuh ormas yang buat keributan. Berikut berita secepatnya.
Opini
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 15:07 WIB
Memiliki tubuh yang ideal, sehat, dan kuat adalah dambaan setiap orang.
News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 12:47 WIB
Pemda Manggarai gandeng Kejari Cabang Reo sosialisasi penggunaan dana BOS
News
Fetra Tumanggor - 3 December 2021 | 12:35 WIB
Obat Sotrovimab disebut ampuh melawan virus corona, termasuk varian Omicron. Lalu apa itu sotrovimab?
Loading ...