News

DPR: IKN Pindah Awal 2024 Terlalu Dini, Keuangan Negara Tak Memungkinkan

DPR: IKN Pindah Awal 2024 Terlalu Dini, Keuangan Negara Tak Memungkinkan
Ilustrasi Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur. (foto: YouTube).

Jakarta - Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) Hamid Noor Yasin memandang pemindahan IKN di Kalimantan Timur, yang ditargetkan dilakukan pada semester I-2024 dalam draft RUU IKN, terlalu dini. 

“Belum lagi status pandemi yang belum usai setelah ditetapkannya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2021 oleh Presiden Jokowi maka kondisi keuangan negara belum memungkinkan untuk mendukung pembiayaan pembangunan IKN,” katanya di Jakarta, Kamis, 13 Januari 2022. 

Dia menekankan, kondisi keuangan negara di saat pandemi ini belum memungkinkan untuk mendukung pembiayaan pembangunan IKN yang diperkirakan membutuhkan sekitar Rp 90 triliun melalui APBN. 

Menurutnya, dibutuhkan waktu setidaknya empat tahun sejak 2019 untuk membangun berbagai fasilitas dasar IKN seperti sumber daya air, jalan, jembatan, dan permukiman yang layak sedangkan hingga 2022 belum ada legalitas untuk melaksanakan pembangunan tersebut. 

“Pembangunan fasilitas sangat dibutuhkan agar IKN memenuhi persyaratan layak huni,” ujarnya. 

Secara umum terdapat prasyarat agar suatu kota memenuhi kriteria layak huni seperti tersedianya kebutuhan dasar perumahan yang layak, air bersih, jaringan listrik, sanitasi, ketercukupan pangan, dan lainnya. 

Kemudian tersedianya fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti transportasi umum, taman, dan fasilitas kesehatan serta aspek keamanan dan keselamatan sekaligus adanya partisipasi masyarakat dalam pembangunan. 

Oleh sebab itu, ia mengingat ihwal semakin sedikitnya waktu pembangunan yang hanya tersisa dua tahun dan kondisi keuangan negara yang belum memungkinkan, maka terlalu buru-buru untuk mengejar jadwal pemindahan awal 2024. 

“Belum lagi kondisi di lapangan saat ini masih sering terjadi bencana banjir belum juga dapat diatasi oleh pemerintah,” ujarnya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 23:27 WIB
Film Sri Asih, superhero kedua dari Jagat Sinema Bumilangit diagendakan tayang perdana di layar bioskop pada 6 Oktober 2022.
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 22:53 WIB
Bintang K-Pop Kwon Bo-ah alias BoA dikabarkan positif terinfeksi Covid-19
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 21:44 WIB
Indra Lesmana terpaksa mengundur jadwal konser tunggal pertamanya akibat positif terinfeksi Covid-19.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 21:23 WIB
Tito Karnavian menyebutkan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Papua Selatan berdampak positif.
Alur
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 21:16 WIB
Teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat mencegah penipuan dalam sistem perbankan.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 21:12 WIB
Ahmad Muzani mengklaim bahwa semua kader menginginkan Ketua Umum Prabowo Subianto untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) di Pilpres 2024.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 20:54 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah di Papua Barat akan dapat memajukan wilayah tersebut.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 20:47 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas memusnahkan pakaian bekas impor sebanyak 750 bal senilai Rp 8 miliar.
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 20:46 WIB
Dua penampil festival musik Synchronize Fest 2022, Dirty Ass dan Munhajat, sukses melakukan pemanasan di gelaran From Bintan With Love.
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 20:11 WIB
Blackpink bakal mengemas rilisan fisik untuk album terbaru bertajuk Born Pink dengan bahan-bahan yang ramah lingkungan.
Loading ...