News

Gerindra Bantah Menhan Prabowo Konsumsi Ivermectin

Gerindra Bantah Menhan Prabowo Konsumsi Ivermectin
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto legawa jadi bawahan Presiden Jokowi. (foto: YouTube/Deddy Corbuzier).

Jakarta - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad membantah pernyataan Vice President PT Harsen Laboratories, Sofia Koswara yang merupakan produsen Ivermectin.

Sofia Koswara menyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah mengonsumsi obat Ivermectin selama empat bulan belakangan. Obat ini diyakini dapat menangkal virus Covid-19.

Dokter sudah memberi pasiennya yang tercinta pak Menhan Prabowo dengan Ivermectin untuk pencegahan selama empat bulan terakhir ini

"Tidak benar bahwa Pak Prabowo telah mengonsumsi Ivermectin. Saya sudah tanyakan langsung ke Beliau dan Beliau membantah telah mengonsumsi obat itu," kata Dasco meneruskan catatan yang disampaikan kepada Kureta, Selasa, 29 Juni 2021.

Dia menegaskan, Ketua Umum DPP Gerindra itu tidak pernah mengkonsumsi obat, seperti yang diberitakan tersebut.

"Pak Prabowo sama sekali belum pernah mengonsumsi obat itu," ujarnya.

Kepada President PT Harsen Laboratories, Sofia Koswara, Wakil Ketua DPR RI ini meminta agar pernyataan tersebut dicabut.

"Itu pernyataan tidak benar dan berita menyesatkan. Saya minta pernyataan itu dicabut karena tidak sesuai fakta. Jangan sampai masyarakat mendapat informasi yang tidak benar," ucap Dasco.

Sebelumnya, President PT Harsen Laboratories, Sofia Koswara menyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah mengkonsumsi obat Ivermectin.

Sofia mengatakan Ivermectin yang digunakan Ketua Umum Partai Gerindra itu atas rekomendasi dari Staf Khusus dan Dokter Pribadi Menhan Prabowo, Benny Octavianus.

Dia juga menjelaskan bahwa Ivermectin tak hanya memiliki fungsi sebagai media pengobatan pasien terpapar Covid-19.

Obat yang sudah digunakan dalam praktik kedokteran sejak 1981 itu, kata dia, bakal direkomendasikan menjadi profilaksis virus Corona alias obat pencegahan Covid-19 bagi masyarakat umum.

"Dokter sudah memberi pasiennya yang tercinta pak Menhan Prabowo dengan Ivermectin untuk pencegahan selama empat bulan terakhir ini," kata Sofia dalam acara daring, Senin, 28 Juni 2021.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Andi Nasution - 17 January 2022 | 20:04 WIB
Pemko Medan saat ini memiliki 20 ribuan dosis vaksin lanjutan (booster) yang akan diprioritaskan kepada lansia yang sudah dua kali disuntik vaksin.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:50 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Riko Sunarko beserta pejabat Polrestabes Medan lainnya terancam mendapat sanksi tegas jika terima suap narkoba.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:38 WIB
Jokowi menyempatkan diri untuk berbincang-bincang bersama para pedagang pasar yang mendapatkan bantuan.
News
Rio Anthony - 17 January 2022 | 18:34 WIB
Dua perampok rumah warga berinisial ZN dan IJF di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap polisi.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:25 WIB
Terkait dengan pemberangkatan jamaah haji dari Kabupaten Cirebon, Imron mengaku masih menunggu keputusan dari pusat.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:24 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkemungkinan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Wali Kota Bekasi Pepen.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:17 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengatakan 11 konflik besar yang terjadi di Indonesia dan menelan ribuan nyawa karena ketidakadilan.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:56 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanggapi pelaporan yang dilakukan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terhadapnya ke KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:43 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan untuk meniadakan daftar 14 negara yang dilarang masuk ke Indonesia ditengah Omicron merajalela
News
Fernandho Pasaribu - 17 January 2022 | 17:41 WIB
BNN RI berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti sabu jaringan Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Riau.
Loading ...