News

Gugun Blues Shelter, Digitalisasi Album GBSFEST Demi Penggemar

Gugun Blues Shelter, Digitalisasi Album GBSFEST Demi Penggemar
Grup band Gugun Blues Shelter (GBS). (Foto: Instagram/gugun.gbs)

Jakarta - Grup band Gugun Blues Shelter (GBS) baru saja merilis ulang album GBSFEST ke format digital dibantu label rekaman demajors. Album ke-10 dari kelompok musik ber-genre rock n roll blues ini, semula telah dirilis pada tahun 2019 silam dalam format fisik berbentuk cakram padat (CD).

Berbicara dalam wawancara eksklusif bersama Kureta, Gugun selaku penggawa band GBS mengatakan bahwa dirilisnya album GBSFEST ke format digital membuka kesempatan bagi para penggemar musik secara luas untuk menikmati karya tersebut.

Pasalnya, format fisik album GBSFEST yang diluncurkan ke pasaran pada 2019 silam merupakan paket boxset yang terbilang mahal dan dijual secara terbatas.

"Jadi waktu itu awalnya berupa boxset. Box itu di dalamnya ada 1 CD audio music, 1 CD minus one, 1 DVD berisi materi musik, 1 T-shirt, dan 1 buah masing-masing pick gitar, bass, dan kunci drum," kata Gugun kepada Kureta, Kamis, 18 November 2021.

"Album ini boleh dibilang informasinya tuh enggak nyampe gitu. Karena dia dibuat sangat limited. Album itu dijual mahal sekali, jadi terbataslah yang belinya tuh. Ya orang-orang yang punya uang doang paling ya," ujar dia.

Gugun Blues ShelterArtwork album GBSFEST milik grup band Gugun Blues Shelter (GBS). (Foto: Kureta/demajors)

Masyarakat kini, kata gugun, lebih sering mendengarkan musik melalui digital, sehingga dengan dirilisnya GBSFEST ke platform pemutar musik streaming, siapa pun jadi bisa mendengarkan album tersebut.

"Jadi orang pingin mendengar itu hanya ada di streaming saja. Syukur-syukur mereka bisa men-download gitu," kata dia.

"Jadi semua orang bisa mendengarkan lagu tersebut karena orang sekarang dengar musik kan di smartphone," ujar Gugun.

Di sisi lain, Gugun membenarkan jika album musik dalam format digital memiliki perbedaan secara kualitas dengan album yang didengarkan lewat format fisik.

Kendati begitu, Gugun menilai bahwa perbedaan kualitas suara menjadi tidak terlalu signifikan jika yang diperbandingkan adalah CD ataupun kaset pita.

"Teknologi sekarang sih sudah bisa menyiasati itu dan sangat mendekati (kualitasnya) ke rilisan fisik," tutur Gugun.

"Cuma memang ada sedikit perbedaan. Ada sedikit frekuensi yang terkompres, cuma enggak mengganggu lagunya," ucapnya.

Album GBSFest milik grup band GBS yang digawangi oleh Gugun, Fajar, dan Bowie ini resmi dirilis kembali ke dalam format digital berkat kerja sama dengan pihak label demajors.

Tembang-tembang dalam album GBSFEST milik Gugun Blues Shelter sudah bisa dinikmati di berbagai platform pemutar musik digital mulai 15 November 2021. []

(Victor Jo)

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Andi Nasution - 17 January 2022 | 20:04 WIB
Pemko Medan saat ini memiliki 20 ribuan dosis vaksin lanjutan (booster) yang akan diprioritaskan kepada lansia yang sudah dua kali disuntik vaksin.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:50 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Riko Sunarko beserta pejabat Polrestabes Medan lainnya terancam mendapat sanksi tegas jika terima suap narkoba.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:38 WIB
Jokowi menyempatkan diri untuk berbincang-bincang bersama para pedagang pasar yang mendapatkan bantuan.
News
Rio Anthony - 17 January 2022 | 18:34 WIB
Dua perampok rumah warga berinisial ZN dan IJF di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap polisi.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:25 WIB
Terkait dengan pemberangkatan jamaah haji dari Kabupaten Cirebon, Imron mengaku masih menunggu keputusan dari pusat.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:24 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkemungkinan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Wali Kota Bekasi Pepen.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:17 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengatakan 11 konflik besar yang terjadi di Indonesia dan menelan ribuan nyawa karena ketidakadilan.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:56 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanggapi pelaporan yang dilakukan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terhadapnya ke KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:43 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan untuk meniadakan daftar 14 negara yang dilarang masuk ke Indonesia ditengah Omicron merajalela
News
Fernandho Pasaribu - 17 January 2022 | 17:41 WIB
BNN RI berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti sabu jaringan Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Riau.
Loading ...