News

Hentikan Kasus Dugaan Perkosaan, Penyidik Polres Luwu Timur Diperiksa Mabes Polri

Hentikan Kasus Dugaan Perkosaan, Penyidik Polres Luwu Timur Diperiksa Mabes Polri
Ilustrasi pelecehan anak. (Foto: Kureta/Pixabay)

Luwu Timur - Penyidik Mapolres Luwu Timur yang menghentikan kasus dugaan pemerkosaan oleh ayahnya sendiri terhadap tiga anaknya kini menjalani audit dan pemeriksaan dari Markas Besar (Mabes) Polri.

Proses audit dan pemeriksaan dilakukan, sejak Minggu 10 Oktober 2021 lalu, namun belum diketahui hasilnya hingga hari ini.

Tim audit yang melakukan pemeriksaan terhadap Mapolresta Luwu Timur dipimpin oleh Kombes Helfi Assegaf lagsung dikirim oleh Mabes Polri.

Baca juga: Ayah Perkosa Anaknya di Luwu Timur Mengaku Difitnah

Proses audit dilakukan di Kantor Mapolres Luwu Timur Jalan Andi Djemma Malili Luwu Timur. Namun pemeriksaan ini tertutup. Namun hingga kini belum diketahui berapa jumlah polisi yang menjalani proses audit.

Setelah dilakukan audit hingga kini belum ada keterangan dari Mabes Polri maupun Mapolres Luwu Timur.

Namun informasi yang diperoleh penyidik Mapolres Luwu Timur diperintahkan untuk kembali membuka kasus tersebut bila terdapat bukti baru.

Baca juga: Kasus Bapak Perkosa 3 Anak di Luwu Timur, Hinca: Harus Dibongkar

Sebelumnya viral kasus pemerkosaan terhadap tiga anak kandung oleh ayahnya sendiri. Kasus ini mencuat setelah upaya seorang ibu membawa kasus ini ke ranah hukum.

Namun kasusnya dihentikan oleh polisi karena tidak cukup bukti. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 23:04 WIB
Komisaris Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT. Mon Jambee, H. Subarni, menjamin tidak akan ada permainan harga beli sawit.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:29 WIB
Musisi Fariz RM menyapa penggemarnya di tengah pandemi Covid-19 lewat konser musik bertajuk Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:14 WIB
Akmal Ibrahim terlihat semringah sepanjang kegiatan peresmian PKS di Abdya.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:46 WIB
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati menyambut baik instruksi Presiden Jokowi menindak tegas perusahaan pinjol.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:12 WIB
Anggota Komisi I DPR, Sukamta meminta OJK menghapus pemberian akses IMEI kepada perusahaan pinjaman online.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:55 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga non PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akan disanksi apabila tak mau divaksin.
News
Fahzian Aldevan - 16 October 2021 | 17:48 WIB
Mantan ajudan Terdakwa Nurdin Abdullah mengaku uang 200.000 dolar Singapura dari kontraktor diterima langsung Nurdin
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:43 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata memiliki total kekayaan Rp38,4 miliar.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 14:41 WIB
Sebanyak sebelas siswa MTs Harapan Baru ditemukan dalam keadaan tewas usai hanyut di Sungai Cileueur Leuwi.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 14:29 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bersama lima orang lainnya
Loading ...