Netizen

Ikhtiar Terbaik Saat Anda Terpaksa Terpapar Covid-19

Ikhtiar Terbaik Saat Anda Terpaksa Terpapar Covid-19
Seorang pasien penderita penyakit coronavirus (COVID-19) bernapas dengan masker non-rebreather di tenda darurat di sebuah rumah sakit di Jakarta, Indonesia, 24 Juni 2021. (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Guys, terpapar Covid pasti gak ada yg mau, tapi jika sudah terlanjur mau gimana lagi. Kali ini saya ingin membagikan sedikit cerita yg semoga bermanfaat.

Lha memangnya saya siapa kok cerita perawatan Covid?

Ok, gini, cerita aja, isteri saya seorang dokter spesialis patologi klinik, yg saat ini melakukan "tele rawat" lebih dari 30 pasien isoman di 3 kota berbeda atas permintaan mereka. Setiap hari saya mendampinginya. Dokter patklin adalah dokter yg tidak merawat pasien secara langsung seharusnya. Tapi ini terpaksa karena panggilan kemanusiaan dan membantu pasien isoman. Harusnya ia adalah tempatnya dokter berkonsultasi. Dokternya dokter kalau orang bilang.

Kedua, Ayah saya seorang Biologist (walau saat ini jadi pengusaha), beliau pernah kerja di laboratorium berurusan dgn virus, bakteri, dan parasit. Setiap hari kami diskusi banyak hal tentang covid hasil pengamatan kami.

Sayangnya kedua org dekat saya ini tak aktif bermedsos. Jadi biar saya aja yg cerita. Dari sinilah kenapa saya "sok tau" tentang covid.

Semoga share ini membantu mencegah kematian mereka yg terpapar Covid. Menurunkan mortalitas pengidap covid-19

Oke, pertama, pahami dulu Covid.

Covid adalah infeksi virus SARS COV 2.

Lawan (obat) virus hanyalah antibodi yg diproduksi oleh tubuh kita. Obat2an itu hanya inhibitor cegah virus bereplikasi, juga obat yang meringankan symptom (gejala) saja dan tidak membunuh virus. Antibodi lah yg bisa "makan" virus.

Covid-19 IndonesiaOrang-orang beristirahat di ranjang di dalam ruang gawat darurat untuk pasien COVID-19 di rumah sakit pemerintah di Jakarta, Indonesia, 29 Juni 2021. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)

Untuk memproduksi antibodi dibutuhkan:

- protein

- vitamin lengkap terutama C D E

- air (minum) cukup

- kalori

- istirahat (tidur).

Imun tubuh diproduksi optimal saat tidur.

Kedua, kita bandingkan kondisi yg terjadi pada pasien covid.

Kami amati org terkena Covid keluhan yg paling mengganggu adalah batuk, radang tenggorokan, dan sakit perut. Walhasil nafsu makan drop. Ketika nafsu makan buruk maka mereka mulai makan bubur atau nasi putih dengan sedikit lauk. Ayo silahkan cek mereka yg kena covid, rata rata kualitas makan jadi buruk karena tidak enak/ tidak selera. Parahnya lagi karbo dan gula adalah makanan virus. Blunder kan.

So, ini adalah pintu awal perburukan. Jika hal ini bertahan di atas 3 hari, maka hasilnya mereka akan lemas dan memburuk kondisinya.

Setelah itu karena batuk dan tidak nyaman, pintu masuk perburukan yg kedua pasien mulai kurang tidur. Kurang istirahat.

Pintu masuk perburukan yg ketiga, tak jarang pasien juga kurang minum serta asupan vitamin dan mineral yang buruk.

Nah, ingat lawan virus adalah antibodi. Sayangnya kondisi covid menyebabkan pasien:

- asupan buruk,

- kurang minum,

- dan kurang tidur,

Maka antibodi tak terproduksi baik. Alhasil kesehatan makin menurun dan menurun.

Tak jarang kematian disebabkan oleh treatment awal yg buruk seperti ini. Pasien meninggal dunia padahal seharusnya masih ada harapan hidup.

BuahIlustrasi memakan buah-buahan dapat menangkal Covid-19. (foto: ist).

"Nah jangan2 banyak pasien meninggal karena kurang makan dan kurang minum. Inilah hebatnya virus SARS COV 2, ia memblokade jalur utama asupan kita."

Oleh karena itu, sesulit apapun, paksakan untuk:

1. Makan.

Makanlah yg tinggi protein seperti telur, susu, kedelai, daging, ayam, ikan tetap harus masuk bahkan lebih dari biasanya saat sehat. Walau tenggorokan sakit dan makan tak ada rasanya. Paksakan makan, anggap itu obat. Kalau muntah, makan lagi. Itu battleground anda.

2. Konsumsi multivitamin dan fokuskan C, D, E.

3. Minum sekitar 2 botol air mineral besar (3 liter) sehari.

4. Tidur yg cukup, kendalikan psikis dengan optimisme dan hiburan, atau ibadah dekatkan diri kepada Tuhan

5. Obati gejala gejalanya.

Maaf obat harus atas petunjuk dokter, maka sy tak menulisnya.

Syukurlah dalam beberapa kasus, terapi ini berhasil merubah pasien yang tadinya sudah tampak pucat dan lemas bisa kembali bangkit.

Semoga dapat menurunkan mortalitas covid-19.

Oh iya satu lagi, yg sehat jangan lupa vaksin. Vaksin memancing tubuh kita memproduksi atibodi lebih dulu sebelum terpapar betulan. Dan sel memori kita mencatat kode protein virus covid.

Vaksinasi Covid-19Seorang wanita menerima satu dosis vaksin AstraZeneca COVID-19 selama program vaksinasi massal untuk Wisata Zona Hijau di Sanur, Bali, Indonesia, 23 Maret 2021. (Foto: REUTERS/Nyimas Laula)

Jadi, amit amit suatu hari terpapar, tubuh lebih siap langsung "perang" melawan virus SARS COV 2. Sehingga menurunkan resiko gejala.

Demikian sharing saya, terima kasih, dan semoga bermanfaat.

Salam Sehat.

Prof Dr Ong Koeswandi Skc

Tulisan ini sudah beredar viral di media sosial. Kureta menaikan tulisan ini untuk menjadi salah satu referensi bagi pembaca dalam melawan Covid-19. 


Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 21:46 WIB
Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Reo dijebloskan ke penjara karena korupsi dana BOS.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 17:29 WIB
Chief Operating Officer (COO) Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) Mohammad Ikhsan menyatakan era pendidikan yang dinamis saat pandemi.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 16:04 WIB
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali memanas seiring mendekati Rabu Pon 8 Desember mendatang ini calon Jaksa Agung pengganti ST Burhanuddin
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan perihal harta kekayaannya melejit Rp 4 miliar, saat jadi pimpinan KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sentil Kapolda dan Kapolres sowan ke sesepuh ormas yang buat keributan. Berikut berita secepatnya.
Opini
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 15:07 WIB
Memiliki tubuh yang ideal, sehat, dan kuat adalah dambaan setiap orang.
News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 12:47 WIB
Pemda Manggarai gandeng Kejari Cabang Reo sosialisasi penggunaan dana BOS
News
Fetra Tumanggor - 3 December 2021 | 12:35 WIB
Obat Sotrovimab disebut ampuh melawan virus corona, termasuk varian Omicron. Lalu apa itu sotrovimab?
Loading ...