Netizen

Jokowi ke Toba, Truk Perusak Lingkungan Setop Beroperasi

Jokowi ke Toba, Truk Perusak Lingkungan Setop Beroperasi
Truk-truk pembawa kayu yang biasa beroperasi setiap hari, tampak berhenti sementara selama Jokowi di Kawasan Danau Toba. (Foto: Facebook Togu Simorangkir)

Toba - Di mana Barat? Kata teman teman satu kuliah di group, ketika mengupload berita kedatangan Presiden Jokowi yang begitu hangat di Toba.

Saya lalu balas dengan foto sedang berada di tengah Danau Toba, naik kayak. Untuk apa?

Belajar mendekatkan diri dengan air, sekaligus belajar tidak berkerumun karena isu korona.

Selama 3 jam naik kayak juga saya pakai kesempatan untuk mengambil sampah terutama sampah sampah plastik yang ternyata semakin banyak di tengah danau, bukan lagi hanya di pinggiran Danau Toba.

Sepanjang berkayak, saya merasakan betapa berperan pentingnya danau ini buat kita dan anak cucu ke depannya.

Kemarin saya baca berita hampir semua jalan-jalan yang akan dilewati Presiden Jokowi dibuat bersih, jalan-jalan ditambal, dan semua tampak bagus.

Akan lebih berterima kasih jika aneka perusahaan perusak lingkungan itu, segera dicabut izinnya

Truk-truk pengangkut kayu dan truk over tonase lainnya tidak boleh lewat sama sekali. Sangat berbeda dengan keadaan sehari-hari yang banyak amburadul.

Sangat berbeda dengan jalan yang tidak dilewati Pak Presiden yang dibiarkan berlubang menganga sekalipun sudah banyak menelan korban.

Baca juga: 

Kadang, ada juga muncul ke pikiran kalau saja Pak Presiden tiap hari ada di Toba, maka saya percaya, jalan-jalan, hutan, dan danau akan bersih dan terawat.

Tapi bagaimana dengan daerah lain? Bukankah Indonesia ini sangat luas dan juga membutuhkan perthatian Presiden Jokowi?

Kalau begitu, marilah kita memperbanyak kehadiran Presiden di tempat kita masing-masing agar semua hal terlihat lebih baik, bersih, dan teratur.

Terima kasih Pak Jokowi, karena kehadiran Bapak truk-truk perusak lingkungan itu tidak berani beroperasi.

Semoga ketika  Bapak Presiden kembali ke Jakarta, mereka, para perusak Toba itu,  para pejabat pengguna anggaran negara itu, tetap takut merusak jalan-jalan dan lingkungan Toba yang kita cintai ini, bukan hanya takut selama Bapak ada di Toba saja.

Sekali lagi dengan hati yang paling tulus, kami masyarakat Danau Toba sangat berterima kasih akan kehadiran Bapak Presiiden, dan akan lebih berterima kasih jika aneka perusahaan perusak lingkungan itu, segera dicabut izinnya atau segera dipindah dari kawasan Toba.

Dan semoga anggaran anggaran negara itu semakin efektif penggunaannya bagi kepentingan masyarakat banyak, bukan untuk berlomba-lomba di korupsi. []

Balige, 3 Januari 2022

Sebastian Hutabarat-Pegiat Lingkungan di Kawasan Danau Toba

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 25 September 2022 | 2:31 WIB
FOKSI dan BSSN menggelar kuliah umum dengan tema Menjaga Ruang Siber di UIN Raden Mas Said Surakarta.
Loading ...