News

Jokowi Minta Kapolri Tak Ragu dan Jangan Tutupi Kasus Jumat Berdarah

Jokowi Minta Kapolri Tak Ragu dan Jangan Tutupi Kasus Jumat Berdarah
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat Hari Bhayangkara ke-76 Kepolisian RI di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 5 Juli 2022. (foto: Twitter).

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajaran Polri yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, harus mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) di rumah dinas Ferdy Sambo, Jumat, 8 Juli 2022.

Hal tersebut Presiden Jokowi sampaikan saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mempawah, Kota Kalimantan Barat, Selasa, 9 Agustus 2022.

Jokowi meminta Kapolri Sigit tidak ragu-ragu menetapkan tersangka baru dalam kasus Jumat berdarah di kediaman Sambo, Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Iya sejak awal kan saya sampaikan, sejak awal saya sampaikan, usut tuntas! Jangan ragu-ragu. Jangan ada yang ditutup-tutupi," kata Presiden Jokowi dikutip dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 9 Agustus 2022.

Jokowi meminta Kapolri yang sudah membentuk tim khusus pengusutan kasus pembunuhan Brigadir J itu, harus mengungkap kebenaran apa adanya, sehingga kasus ini bisa terang benderang di publik.

Presiden tidak mau citra Polri babak belur berkepanjangan di mata masyarakat.

"Ungkap kebenaran apa adanya, ungkap kebenaran apa adanya! Sehingga, jangan sampai menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Itu yang paling penting, citra Polri apapun tetap harus kita jaga," kata Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan Kapolri Jenderal Sigit bakal mengumumkan perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Pengumuman itu juga dilakukan berhubungan dengan adanya tersangka baru dalam kasus pembunuhan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu. Komjen Agus mengungkapkan, pengumuman baru bisa disampaikan usai tim penyidik melakukan gelar perkara.

"Tunggu ekspose ya," kata Agus Andrianto. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 3 October 2022 | 20:18 WIB
Relawan Jokowi sayangkan sikap Partai NasDem yang terlalu cepat mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres 2024.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 18:50 WIB
Film Sri Asih semula diagendakan tayang pada 6 Oktober 2022, diundur menjadi 17 November 2022.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 18:11 WIB
Berikut daftar lengkap harga tiket Woke Up Fest 2022.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 17:59 WIB
OneRepublic dipastikan bakal manggung di Indonesia dalam gelaran festival musik bertajuk Woke Up Fest 2023 alias WUF 2023.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 16:41 WIB
Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah meminta lembaga penyiaran termasuk TV dan Radio memboikot pelaku KDRT, termasuk Rizky Billar.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 14:46 WIB
Eby Bima mengaku bersyukur mampu lolos ke bakal 24 besar di ajang kompetisi bernyanyi Dangdut Academy 5.
News
Fernandho Pasaribu - 3 October 2022 | 14:38 WIB
Ferdinand Hutahaean berpandangan, Partai NasDem sama sekali tidak menunjukkan empati kepada ratusan korban dan para keluarga korban.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 14:07 WIB
Eva Anindita yang dikenal publik dengan peran protagonis, mengaku menikmati karakter jahat yang kini diperankannya di sinetron Cinta 2 Pilihan.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 13:17 WIB
Gelaran Levi\'s Music Project 2022 bakal diselenggarakan dengan tema INDUSTRY 101.
News
Eno Dimedjo - 3 October 2022 | 12:34 WIB
Stray Kids resmi mengumumkan rencananya untuk menyambangi Indonesia dalam rangkaian tur konser keliling dunia bertajuk Maniac.
Loading ...