News

Jokowi Minta Polisi Tak Ceroboh karena Selalu Dinilai Rakyat

Jokowi Minta Polisi Tak Ceroboh karena Selalu Dinilai Rakyat
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat Hari Bhayangkara ke-76 Kepolisian RI di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 5 Juli 2022. (foto: Twitter).

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku terus memantau informasi yang berkaitan dengan kepolisian melalui media sosial maupun media konvensional.

Menurut Jokowi, setiap kecerobohan yang dilakukan oleh polisi bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

"Saya juga terus mengikuti pemberitaan di media konvensional dan media sosial," kata Presiden Jokowi melalui akun Twitter-nya, dikutip Selasa, 5 Juli 2022.

Oleh karena itu, Jokowi meminta Polri bekerja secara hati-hati, dan dengan presisi.

Jokowi dan Kapolri ListyoPresiden Joko Widodo atau Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat Hari Bhayangkara ke-76 Kepolisian RI di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 5 Juli 2022. (foto: Twitter).

"Setiap kecerobohan di lapangan, sekecil apapun itu, bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," kata presiden.

Jokowi menekankan, Polri memiliki kewenangan besar sampai ke tingkat desa, dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Pada Upacara Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara di Semarang, pagi ini, saya mengingatkan bahwa jajaran kepolisian selalu dalam pengamatan dan penilaian rakyat," tuturnya.

Presiden pun mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-76 Kepolisian RI.

"Terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat, dalam membela bangsa dan negara. Saya dan seluruh rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada Polri," kata Jokowi. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

Loading ...