News

Jokowi Ungkap 3 Cara Bangun Arsitektur Kesehatan dan Kesiapan Hadapi Pandemi

Jokowi Ungkap 3 Cara Bangun Arsitektur Kesehatan dan Kesiapan Hadapi Pandemi
Presiden Jokowi ketika membuka Musrenbangnas 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 28 April 2022. (Foto: Twitter)

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan setidaknya diperlukan tiga hal untuk membangun arsitektur kesehatan dan kesiapsiagaan dunia yang lebih kuat saat pandemi Covid-19.

Pertama, kata dia, akses kesehatan yang inklusif, di mana seluruh masyarakat tanpa terkecuali harus memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan dasar.

"Infrastruktur kesehatan dasar harus memadai dan siap menghadapi pandemi. Di tingkat global setiap negara besar maupun kecil, kaya maupun miskin, harus memiliki akses yang setara terhadap solusi kesehatan," kata Presiden Jokowi dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat, 13 Mei 2022.

Kedua, lanjut Jokowi, dibutuhkan akses pembiayaan yang memadai. Sebab, tidak semua negara memiliki sumber daya untuk memperbaiki infrastruktur kesehatan.

Maka itu, ujar dia, perlu mekanisme pembiayaan kesehatan baru yang melibatkan negara donor dan bank pembiayaan multilateral.

"Dukungan pembiayaan kesehatan harus dilihat sebagai sebuah investasi dan tanggung jawab bersama mencegah pandemi," ucapnya.

Ketiga, pemberdayaan collective capacity harus diupayakan dan kerja sama antar negara menjadi kuncinya. Seperti kerja sama riset, kerja sama transfer teknologi, dan akses ke bahan mentah harus diperkuat.

"Tidak boleh ada monopoli rantai pasok industri kesehatan," tuturnya.

"Diversifikasi pusat produksi obat vaksin alat diagnostik dan terapeutik harus dilakukan," ucapnya menambahkan.

Menurut Jokowi, dengan kapasitasnya, Indonesia siap memproduksi dan mendistribusi vaksin di kawasan.

Jokowi menegaskan, di presidensi G20 ini RI siap memberikan perhatian besar terhadap kerjasama kesehatan secara inklusif. Maka itu diperlukan peran dan keterlibatan semua negara WHO.

"Dan multilateralisme harus terus diperkuat. Tidak boleh ada yang tertinggal dalam upaya kita membangun arsitektur kesehatan dan kesiapsiagaan dunia yang lebih kuat. Recover together, recover stronger," ujar Presiden Jokowi. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 25 May 2022 | 22:44 WIB
Saur Tumiur Situmorang mengatakan, tambang sering sekali menimbulkan hal-hal baru terkhusus pada perempuan.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:47 WIB
Pria lanjut usia (lansia), Juned Nasution (60) yang hanyut disela minum tuak di pinggir Sungai Denai, Kota Medan, ditemukan tewas
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:43 WIB
Cuaca buruk diprediksi berpotensi terjadi disejumlah wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) besok, Kamis, 26 Mei 2022.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:41 WIB
Seorang ayah di Sulbar kehilangan uang puluhan juta akibat ditipu penelpon gelap
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:35 WIB
DPD Gerindra Sulbar sudah mulai panaskan mesin politik Pilgub 2024.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:31 WIB
Dugaan penghinaan Bendera Merah Putih di Majene, praktisi hukum menilai terkesan dibiarkan polisi.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 21:14 WIB
Strategi komunikasi yang dirancang oleh Carl Byoir Indonesia sukses mengantarkan Samsung meraih penghargaan The Best PR Campaign Award.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 20:39 WIB
Gita Bhebhita memiliki latar kepribadian yang tak jauh berbeda dengan karakter Sarma di film Ngeri Ngeri Sedap.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 20:11 WIB
Selain hampir 100 persen syuting di wilayah Danau Toba, film Ngeri Ngeri Sedap juga mengoptimalkan lebih dari 100 orang bintang dan kru lokal.
News
Fernandho Pasaribu - 25 May 2022 | 19:10 WIB
Anggota DPR menilai pemerintah perlu memberikan kompensasi kepada peternak sebagai salah satu upaya dalam rangka menanggulangi serangan wabah PMK.
Loading ...