News

Kejaksaan Agung Resmi Pecat Pinangki Secara Tidak Hormat

Kejaksaan Agung Resmi Pecat Pinangki Secara Tidak Hormat
Mantan Jaksa, Pinangki Sirna Malasari. (Kureta/Istimewa)

Jakarta - Pinangki Sirna Malasari resmi dipecat secara tidak hormat oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Mantan jaksa yang terkait dengan kasus Djoko Tjandra itu diberhentikan karena terlibat kasus hukum.

"Memberhentikan Tidak Dengan Hormat Sebagai Pegawai Negeri Sipil atas nama Dr. Pinangki Sirna Malasari," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Jumat, 6 Agustus 2021.

Pemberhentian secara tidak hormat Pinangki sudah sesuai dengan Keputusan Jaksa Agung Nomor 185 Tahun 2021 tanggal 6 Agustus 2021. 

Keputusan tersebut berlandaskan pada kasus Pinangki yang sudah berkekuatan hukum tetap alias inkrah.

Baca juga: Pinangki Disebut Masih Jadi PNS dan Terima Gaji, Kejagung Angkat Bicara

Pinangki merupakan terpidana tiga kasus sekaligus. Dia menerima suap USD 500 ribu, melakukan pencucian uang senilai USD 375.279 atau sekitar Rp 5.253.905.036, serta melakukan pemufakatan jahat.

Ia mendapat keringanan hukuman menjadi 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Alhasil vonis tersebut menuai kritikan keras lantaran dinilai tidak akan memberi efek jera ke depannya.

Sebelumnya, Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Pinangki. Namun, Pengadilan Tinggi setelah itu mengabulkan banding Jaksa Pinangki dan menyunat hukumannya selama 6 tahun.

Belakangan, pihak JPU tidak mengajukan kasasi lantaran menganggap hukuman 4 tahun penjara sudah sesuai.

Baca juga: Pinangki Masih Jadi PNS dan Terima Gaji, Boyamin: Copot Jaksa Agung!

Polemik kembali mencuat ketika sebulan setelah vonis itu inkrah, Pinangki ternyata belum dieksekusi ke lapas. Kala itu JPU beralasan menunggu kabar upaya hukum.

Setelah ramai pemberitaan di media, akhirnya Pinangki dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat ke Lapas Tangerang.

Selanjutnya, muncul lagi dugaan Jaksa Pinangki belum diberhentikan sebagai PNS dan disebut masih menerima gaji. Namun, hal tersebut dibantah Kejaksaan Agung.

Teranyar, Kejaksaan Agung menyatakan Pinangki sudah bukan Jaksa dan dinonaktifkan sejak Agustus 2020. Ia pun disebut sudah tidak menerima gaji sejak September 2020. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 25 May 2022 | 22:44 WIB
Saur Tumiur Situmorang mengatakan, tambang sering sekali menimbulkan hal-hal baru terkhusus pada perempuan.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:47 WIB
Pria lanjut usia (lansia), Juned Nasution (60) yang hanyut disela minum tuak di pinggir Sungai Denai, Kota Medan, ditemukan tewas
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:43 WIB
Cuaca buruk diprediksi berpotensi terjadi disejumlah wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) besok, Kamis, 26 Mei 2022.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:41 WIB
Seorang ayah di Sulbar kehilangan uang puluhan juta akibat ditipu penelpon gelap
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:35 WIB
DPD Gerindra Sulbar sudah mulai panaskan mesin politik Pilgub 2024.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:31 WIB
Dugaan penghinaan Bendera Merah Putih di Majene, praktisi hukum menilai terkesan dibiarkan polisi.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 21:14 WIB
Strategi komunikasi yang dirancang oleh Carl Byoir Indonesia sukses mengantarkan Samsung meraih penghargaan The Best PR Campaign Award.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 20:39 WIB
Gita Bhebhita memiliki latar kepribadian yang tak jauh berbeda dengan karakter Sarma di film Ngeri Ngeri Sedap.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 20:11 WIB
Selain hampir 100 persen syuting di wilayah Danau Toba, film Ngeri Ngeri Sedap juga mengoptimalkan lebih dari 100 orang bintang dan kru lokal.
News
Fernandho Pasaribu - 25 May 2022 | 19:10 WIB
Anggota DPR menilai pemerintah perlu memberikan kompensasi kepada peternak sebagai salah satu upaya dalam rangka menanggulangi serangan wabah PMK.
Loading ...