Alur

Kisah Suwarno, dari Pedagang Kelapa Kini Dipercaya Jabat Dirut PD Pasar Medan

Kisah Suwarno, dari Pedagang Kelapa Kini Dipercaya Jabat Dirut PD Pasar Medan
Suwarno, pedagang kelapa di Pasar Petisah yang kini dipercaya oleh Bobby Nasution sebagai Dirut PD Pasar Medan. (Foto: Kureta/Andi Nasution)

Medan - Pengalaman 29 tahun sebagai pedagang kelapa di Pasar Tradisional Petisah, mengantarkan Suwarno menjadi Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Ketika dites assessmen, Suwarno pun lulus dan diyakini berkompeten menduduki posisi nomor satu di perusahaan yang menaungi 51 pasar tradisional di Kota Medan tersebut.

Suwarno adalah satu-satunya pedagang murni yang kini dinyatakan lulus dalam seleksi direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) BUMD.

Baca juga: Gandeng Uchin Stallion, Ichon Badguitar Rilis Single Langkah

Suwarno merupakan salah satu dari 12 nama calon direksi yang lulus dan dipercaya oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Kini Suwarno, pedagang kelapa itu menjadi orang nomor satu  di PD Pasar Medan.

Usai resmi diumumkan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution, Suwarno tampak sumringah bercampur haru. Bagaimana tidak, pria kurus tinggi berambut cepak ini tidak pernah menyangka akan diberi amanah untuk memajukan nasib pedagang seperti dirinya ke depan.

Baca juga: Ramses Lumbangaol Kena Mosi Tidak Percaya, DPRD Humbahas Surati Megawati

"Saya ini pedagang kelapa, sudah 29 tahun di Pasar Petisah Medan. Selama ini kita bersama teman-teman terus memperjuangkan aspirasi terutama yang berkaitan dengan kepentingan pedagang. Hari ini saya dipercaya membawa aspirasi kawan-kawan, dan ini akan saya lakukan," tutur Suwarno, Jumat 17 September 2021.

Ditanya hal apa yang akan dilakukan setelah menjabat sebagai orang nomor satu di Perusahaan Daerah Pasar itu, Suwarno dengan tegas mengatakan akan menyelaraskan dengan program Wali Kota Medan yakni bersih-bersih pasar.

Bersih-bersih yang dimaksud, kata Suwarno, menciptakan suasana bersih di pasar tradisional sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi pedagang dan pembeli.

"Kita akan gerakkan seluruh stakeholder di pasar untuk menciptakan pasar yang bersih sehingga nyaman bagi pedagang maupun pembeli yang datang. Karena yang paling penting itu adalah faktor kenyamanan, kalau bersih pasti nyaman pembeli, dan kalau nyaman pasti berbelanja akan enak," ujarnya.

Baca juga: Roket SpaceX Bawa 4 Orang Sipil ke Luar Angkasa

Menurutnya, kebersihan di pasar tradisional sudah lama menjadi harapan pedagang selain persoalan kutipan liar, aset dan parkir. Oleh sebab itu, bersama direksi PD Pasar akan bekerja keras mewujudkan hal itu.

"Kedepan, setelah saya dipercaya menaungi PD Pasar, aspirasi para pedagang ini akan saya wujudkan dan lakukan pembenahan," ungkapnya.

Hal lain yang akan segera dilakukan oleh Suwarno, pedagang kelapa yang kini menjadi Direktur Utama itu adalah menciptakan keamanan di pasar tradisional. Dia ingin mengubah mindset bahwa pasar tradisional adalah tempat bersarangnya kriminal.

Baca juga: Beri Bukti Soal Rocky Gerung vs Sentul City, Relawan Jokowi: Berantas Mafia Tanah

Apalagi, lanjutnya, dalam beberapa waktu yang lalu terjadi peristiwa perampokan toko emas yang menghebohkan Kota Medan yang terjadi di Pasar Tradisional Simpang Limun.

"Memang itu bukan di bawah wewenang PD Pasar, tapi kita belajar dari situ bahwa penting meningkatkan keamanan, salah satunya seperti yang dicanangkan oleh pak wali kota yakni pemasangan kamera CCTV di sudut-sudut penting untuk mengawasi apa yang terjadi di pasar," katanya.

Selain itu, dia juga berencana akan berkoordinasi kepada penegak hukum yakni kepolisian dalam upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang berbelanja.

"Tentu ini akan berkoordinasi dulu ya dengan pihak kepolisian ya, dalam hal menjamin masyarakat yang berbelanja, kan membawa barang-barang atau uang, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Bobby Nasution usai mengumumkan jajaran direksi tiga PD yang baru langsung memerintahkan agar bekerja keras langsung di lapangan.

"Yang terpilih ini hasilnya di atas kertas bagus, hasil tes bagus, di atas kertas bagus. Tapi ini masih harus dibuktikan di lapangan, itu paling penting," kata Bobby.

Bobby mengatakan PUD Kota Medan bekerja bukan hanya sekedar mencari keuntungan semata. Tapi, ada juga perihal sosial kepada masyarakat.

"Ini menjadi tantangan direksi yang diumumkan tadi. Kalau diatas kertas bagus, di lapangan paling penting," pesannya.

Selama bekerja nantinya, ke 12 direksi itu akan terus dipantau oleh Bobby. Setelahnya akan ada evaluasi secara berkala. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 21:46 WIB
Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Reo dijebloskan ke penjara karena korupsi dana BOS.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 17:29 WIB
Chief Operating Officer (COO) Pahami Cipta Edukasi (Pahamify) Mohammad Ikhsan menyatakan era pendidikan yang dinamis saat pandemi.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 16:04 WIB
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju kembali memanas seiring mendekati Rabu Pon 8 Desember mendatang ini calon Jaksa Agung pengganti ST Burhanuddin
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:50 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menjelaskan perihal harta kekayaannya melejit Rp 4 miliar, saat jadi pimpinan KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 3 December 2021 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi sentil Kapolda dan Kapolres sowan ke sesepuh ormas yang buat keributan. Berikut berita secepatnya.
Opini
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 15:07 WIB
Memiliki tubuh yang ideal, sehat, dan kuat adalah dambaan setiap orang.
News
Fahzian Aldevan - 3 December 2021 | 12:47 WIB
Pemda Manggarai gandeng Kejari Cabang Reo sosialisasi penggunaan dana BOS
News
Fetra Tumanggor - 3 December 2021 | 12:35 WIB
Obat Sotrovimab disebut ampuh melawan virus corona, termasuk varian Omicron. Lalu apa itu sotrovimab?
Loading ...