News

Mahasiswa UI Tewas Mengenaskan Dilindas Mobil Pensiunan Polisi di Jaksel

Mahasiswa UI Tewas Mengenaskan Dilindas Mobil Pensiunan Polisi di Jaksel
Ilustrasi garis polisi dalam kecelakaan lalu lintas. (Foto: Ist)

Jakarta - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bernama Muhammad Hasya Atallah tewas mengenaskan di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel). Ia diduga menjadi korban tabrak lari pada 6 Oktober 2022 lalu, sekitar pukul 21.00 WIB. Pelakunya disebut-sebut tak lain merupakan pensiunan polisi berpangkat AKBP.

Ayah korban, Adi Syaputra tidak terima pengusutan kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan putranya itu berjalan lamban. Padahal, ia telah melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kejadiannya di Srengseng Sawah tanggal 6 Oktober sampai dengan saat ini tidak ada penyelesaian dari polisi padahal sudah dibuatkan laporan," kata Adi dalam keterangannya, Kureta kutip dari Kumparan, Selasa, 29 November 2022.

Baca juga: Mahasiswa UI Tewas Dilindas Mobil Pensiunan Polri, Polisi: Lagi Mediasi Kok Tetiba Viral

Adi pun menjelaskan kronologis awal kasus ini. Mulanya, Hasya mau pulang ke indekosnya menggunakan sepeda motor. Saat melitas di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel, tetiba saja Hasya oleng dan terjatuh di sisi kanan jalan. Pada saat itu juga ada mobil Mitsubishi Pajero mengebut dari arah berlawanan. Mobil besar itu lantas menabrak dan melindas Hasya.

Menurut Adi, polisi purnawirawan berpangkat AKBP berinisial ES BW (Eko Setia Budi) lah yang terlibat dalam kasus kecelakaan itu hingga menewaskan Hasya, Oktober lalu. 

"Iya (betul dia), perwira menengah pensiunan," ujarnya.

Usai terlibat kecelakaan dengan putranya, ujar Adi, pelaku memang saat itu juga sempat masih berada di lokasi. Kendati begitu, pelaku disebutnya tak mau bertanggung jawab melarikan Hasya ke rumah sakit. 

"Iya habis ditabrak terus dilindas sama dia. Berhenti dimintai tolong sama teman-teman almarhum untuk membawa ke rumah sakit dia enggak mau," ucapnya.

Karena polisi itu bersikeras tak mau membawa korban ke rumah sakit, maka teman-temannya berinisiatif membawa Hasya ke RS, hingga mahasiswa UI itu dinyatakan mati muda di sana.

Adi yang mendapat kabar anaknya kecelakaan, kemudian bergegas ke rumah sakit yang dimaksud untuk memastikan kabar itu.

"Jadi sampai di situ saya cek anak saya ternyata benar, terus saya tanyakan mana yang nabrak, dengan arogan dan gagahnya si Eko itu bilang 'saya yang nabrak' dengan nada yang benar-benar saya anggap apa ya, tidak menganggap ini itu bukan suatu masalah besar buat dia," ucapnya.

Adi pun berharap Polri dapat bersikap netral, karena ia melihat anggota Korps Bhayangkara sejauh ini kurang serius dalam mengusut kasus pensiunan polisi melindas mahasiswa UI sampai tewas.

"Saya berharap, polisi bersikaplah di tengah seperti itu. Jangan kami seperti menuntut dalam artian kami enggak mesti dibela tapi berjalan sesuai SOP dan aturannya, karena kasus ini hampir 50 hari," ujarnya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 7 February 2023 | 18:05 WIB
Gempa bumi Magnitudo (M) 7,8 yang melanda Turki dan Suriah mengundang duka cita dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 11:24 WIB
Berikut lirik lengkap single Manusia Putus Asa milik Ayuenstar.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 7:15 WIB
Penyanyi solo Marion Jola kembali merilis single terbarunya yang berjudul Bukan Manusia.
Loading ...