News

Merasa Layak Capres 2024, Cak Imin Kirim Pesan Ini ke Prabowo

Merasa Layak Capres 2024, Cak Imin Kirim Pesan Ini ke Prabowo
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (foto: Instagram).

Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memastikan hingga kini pihaknya belum deal dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menentukan calon presiden (capres) yang akan diusung koalisinya dalam Pemilu 2024. 

Cak Imin menekankan, berdasar hasil muktamar PKB, dirinya memang dimandatkan untuk maju sebagai capres, bukan cawapres pada Pemilu 2024.

"Pokoknya kita harus menentukan pilihan di momentum yang tepat dan diskusinya memang belum tuntas. Kita internal berdua juga belum sepakat untuk satu nama capres," kata Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, dikutip Rabu, 23 November 2022. 

Baca juga: Cak Imin Tak Segan Bikin Komposisi Lain Kalau Prabowo - Ganjar yang Maju

Cak Imin mengatakan kondisi status quo tersebut lantaran antara dirinya dengan Prabowo Subianto sama-sama masih bersikeras untuk maju sebagai capres. Dia pun berpesan kepada Prabowo, ingatkan pentingnya duduk berdua. 

"Belum, kita akan duduk berdua karena sampai detik ini masing-masing ngotot jadi capres," ucapnya. 

Prabowo dan MuhaiminKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) Sabtu, 18 Juni 2022. (foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

Ia pun menegaskan kembali, sebagaimana hasil muktamar PKB, dirinya dimandatkan untuk maju sebagai capres dan bukan cawapres pada Pilpres 2024

Untuk itu, Cak Imin menyebut apabila terjadi perubahan maka partainya akan melangsungkan muktamar kembali. 

"Kalau nanti negosiasi terjadi perkembangan baru saya bikin muktamar untuk mengubah," ujarnya. 

Saat ini, ujarnya lagi, PKB dan Gerindra tengah menunggu perkembangan dialog dengan partai-partai politik lain yang memiliki kemungkinan untuk merapat, sekaligus menyiapkan diskusi yang lebih matang terkait sistem kerja dari koalisi. 

Baca juga: KPK Sudah Gelar Perkara Skandal Kardus Durian, Diduga Seret Cak Imin

"Moga-moga sampai akhir tahun, tapi saya enggak tahu karena detik ini sama-sama ingin jadi capres," tuturnya. 

Ia menyebut ada banyak faktor yang menjadi pertimbangan dalam menentukan capres yang pada akhirnya akan diusung oleh PKB bersama koalisinya. 

"Semua faktor harus jadi pertimbangan. Maka ujung kesimpulannya nanti ya harus menyesuaikan, PKB ya harus realistis dan seterusnya," katanya. 

Cak Imin pun menyebut tak menampik kemungkinan untuk membuat komposisi baru bahkan merombak koalisi apabila dirinya tidak dipasangkan dengan Prabowo dalam Pilpres 2024, termasuk ketika ditanyakan terkait kemungkinan Prabowo yang memilih menggandeng Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

"Saya bikin komposisi lain," kata Cak Imin. 

Ia lantas berkata, "Kita lihat nanti". 

Sebelumnya, Partai Gerindra dan PKB resmi menandatangani Deklarasi Koalisi Pemilu 2024 saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 13 Agustus 2022. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 28 November 2022 | 22:41 WIB
Ghana mampu membendung serangan Republik Korea untuk tidak jebol di menit akhir babak kedua.
News
Eno Dimedjo - 28 November 2022 | 21:32 WIB
Platform Melon Indonesia resmi mengumumkan rebranding menjadi Nuon Digital Indonesia.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:49 WIB
Bobby mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 Desember 2022.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:42 WIB
Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan Komisi I DPR menggelar fit and proper test KSAL Yudo Margono calon Panglima TNI.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:32 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan para menteri pembantu Jokowi akan keroyokan menindaklanjuti hasil kesepakatan KTT G30 di Bali.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:24 WIB
Serbia dan Kamerun terlibat duel seru.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:03 WIB
usat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga mewaspadai dampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru erupsi dua kali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya untuk membentuk gugus tugas (task force) khusus guna menindaklanjuti KTT G20 di Bali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:17 WIB
Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan RKUHP akan hapus pasal karet UU ITE.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:09 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman menginformasikan, hingga Senin ini tercatat ada 323 orang meninggal dunia pascagempa bumi 5.3 M di Cianjur, Jabar.
Loading ...