News

Pelaku Penganiayaan Sopir Truk Negatif Narkoba & Tunggu Hasil Tes Kejiwaan

Pelaku Penganiayaan Sopir Truk Negatif Narkoba & Tunggu Hasil Tes Kejiwaan
Omega ketika diamankan oleh polisi setelah bertindak arogan kepada supir truk. (Kureta/Istimewa PMJ)

Jakarta - Hasil tes urine pengemudi mobil Pajero bernama Omega, 39 tahun, yang menganiaya sopir truk kontainer di Sunter, Jakarta Utara rampung. Berdasar tes urine, hasilnya diketahui negatif mengkonsumsi narkoba.

"Test urine terhadap pelaku hasilnya negatif narkoba," ujar Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi kepada wartawan, Selasa 29 Juni 2021.

Pihaknya menduga kuat penganiayaan yang dilakukan Omega terhadap sopir truk kontainer dalam keadaan sadar. Namun polisi perlu memeriksa kejiwaan pelaku. Sedangkan untuk hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku belum rampung.

Pemeriksaan kejiwaan masih proses,

Penyidik turut memeriksa kejiwaannya lantaran Omega memiliki sifat emosional yang berlebihan. "Pemeriksaan kejiwaan masih proses," katanya.

Diketahui sebelumnya, Omega diciduk aparat di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) pada Senin, 28 Juni 2021. Dia sempat kabur ke Trenggalek dan Surabaya, Jawa Timur.

Polisi pun mengadangnya di Bandara Soetta, sebelum kembali kabur dari kejaran petugas, pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Video pelaku yang memukuli sopir truk viral di media sosial. Omega memukuli sopir truk dengan tongkat ke sopir kontainer. Imbas aksi beringasnya, tulang tangan sang sopir retak. Selain menganiaya sopir, pelaku juga merusak kaca depan truk dengan stik tongkat.

Video kekerasan yang dilakukan Omega terjadi di Jalan Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu, 26 Juni 2021. Pelaku melakukan aksinya karena mengaku tersulut lantaran sang sopir disebutnya hampir mencelakai keluarganya.

Pelaku diketahui bukan anggota TNI melainkan profesi sebagai pelaut. Polisi menyampaikan pelaku hanya menggunakan pelat palsu di mobil Pajero yang dikendarainya. []

Baca juga:

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Andi Nasution - 17 January 2022 | 20:04 WIB
Pemko Medan saat ini memiliki 20 ribuan dosis vaksin lanjutan (booster) yang akan diprioritaskan kepada lansia yang sudah dua kali disuntik vaksin.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:50 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Riko Sunarko beserta pejabat Polrestabes Medan lainnya terancam mendapat sanksi tegas jika terima suap narkoba.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:38 WIB
Jokowi menyempatkan diri untuk berbincang-bincang bersama para pedagang pasar yang mendapatkan bantuan.
News
Rio Anthony - 17 January 2022 | 18:34 WIB
Dua perampok rumah warga berinisial ZN dan IJF di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditangkap polisi.
News
Yohanes Charles - 17 January 2022 | 18:25 WIB
Terkait dengan pemberangkatan jamaah haji dari Kabupaten Cirebon, Imron mengaku masih menunggu keputusan dari pusat.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:24 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berkemungkinan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) ke Wali Kota Bekasi Pepen.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 18:17 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengatakan 11 konflik besar yang terjadi di Indonesia dan menelan ribuan nyawa karena ketidakadilan.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:56 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanggapi pelaporan yang dilakukan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terhadapnya ke KPK.
News
Morteza Syariati Albanna - 17 January 2022 | 17:43 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan untuk meniadakan daftar 14 negara yang dilarang masuk ke Indonesia ditengah Omicron merajalela
News
Fernandho Pasaribu - 17 January 2022 | 17:41 WIB
BNN RI berhasil mengungkap kasus kejahatan narkotika dengan barang bukti sabu jaringan Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Riau.
Loading ...