News

Pemprov Sulsel Raih Penghargaan APE Kategori Mentor dari Kementrian PPPA

Pemprov Sulsel Raih Penghargaan APE Kategori Mentor dari Kementrian PPPA
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian PPPA. (Foto: Pemprov Sulsel)

Makassar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori Mentor dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri PPPA RI Nomor 66 Tahun 2021 tentang Penerimaan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2020. Provinsi Sulsel meraih juara ketiga, sedangkan peraih penghargaan kategori utama ada Kabupaten Bone, Bulukumba, Luwu Timur, Maros, Sinjai, Kota Makassar dan Kota Parepare.

Baca juga: Tuding Mantan Istri Cemburu. LBH Makassar: Ayah Perkosa Anaknya di Lutim Sebar Hoax

Diikuti penghargaan APE Kategori Madya Kabupaten Bantaeng, Jeneponto, Luwu Utara, Pangkap, Soppeng, Takalar, Wajo, Gowa, Luwu, dan Kota Palopo. Sedangkan untuk Kategori Pratama Kabupaten Enrekang, Kepulauan Selayar, dan Sidenreng Rappang.

Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, menjelaskan, penganugerahan penghargaan tersebut berdasarkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional dan pelaksanaan menjadi komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Hentikan Kasus Dugaan Perkosaan, Penyidik Polres Luwu Timur Diperiksa Mabes Polri

"Ini untuk mewujudkan kesetaraan gender dengan cara menerapkan strategi gender di tingkat pemerintah pusat dan daerah," ungkap I Gusti Ayu, Rabu 13 Oktober 2021.

Sementara itu, Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, menyampaikan, ucapan terimakasih atas penghargaan dua kali berturut-turut untuk Sulsel dengan Kategori Mentor.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada Menteri PPPA atas penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) untuk Sulsel," singkat eks Direktur Kemiskinan Mensos RI. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 23:04 WIB
Komisaris Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT. Mon Jambee, H. Subarni, menjamin tidak akan ada permainan harga beli sawit.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:29 WIB
Musisi Fariz RM menyapa penggemarnya di tengah pandemi Covid-19 lewat konser musik bertajuk Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:14 WIB
Akmal Ibrahim terlihat semringah sepanjang kegiatan peresmian PKS di Abdya.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:46 WIB
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati menyambut baik instruksi Presiden Jokowi menindak tegas perusahaan pinjol.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:12 WIB
Anggota Komisi I DPR, Sukamta meminta OJK menghapus pemberian akses IMEI kepada perusahaan pinjaman online.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:55 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga non PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akan disanksi apabila tak mau divaksin.
News
Fahzian Aldevan - 16 October 2021 | 17:48 WIB
Mantan ajudan Terdakwa Nurdin Abdullah mengaku uang 200.000 dolar Singapura dari kontraktor diterima langsung Nurdin
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:43 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata memiliki total kekayaan Rp38,4 miliar.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 14:41 WIB
Sebanyak sebelas siswa MTs Harapan Baru ditemukan dalam keadaan tewas usai hanyut di Sungai Cileueur Leuwi.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 14:29 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bersama lima orang lainnya
Loading ...