News

Rekonstruksi Pembunuhan di Bulukumba, Penikaman di Adegan 10

Rekonstruksi Pembunuhan di Bulukumba, Penikaman di Adegan 10
Tersangka pembunuhan terhadap seorang kepala dusun di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, memeragakan sejumlah adegan saat rekonstruksi, Kamis, 3 Juni 2021. (Foto: Kureta/Afriansyah Lahia)

Bulukumba - Andi Saharuddin, 28 tahun tersangka pembunuhan Kepala Dusun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, memperagakan 20 adegan dalam rekontruksi yang digelar Polres Bulukumba, Kamis, 3 Juni 2021.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono kepada Kureta, Rabu, 3 Mei 2021, menjelaskan, Ppenikaman terhadap Aliani diperagakan pada adegan kesepuluh. Adegan pada rekonstruksi dimulai dengan kedatangan tersangka ke rumah orang tua Aliani, kepala dusun yang menjadi korban pembunuhan.

Pada adegan tersebut, tersangka mendatangi kediaman orang tua korban di Dusun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale. Di rumah itu, tersangka bertemu kedua orang tua Aliani

"Tiga orang ini bertemu di rumah tepat di ruang tamu. Maksud kedatangan tersangka mempertanyakan proses pengecoran jalan desa," ucap Bayu.

Setelah tersangka dan korban bertemu membicarakan pengecoran jalan desa. Andi Saharuddin kemudian meninggalkan rumah orang tua Aliani menuju sebuah kandang ayam.

Kemudian keesokan harinya sekitar pukul 07.30 wita, tersangka kembali ke rumah dan melintasi jalan cor yang belum dikerjakan oleh korban. Pada pukul 10.00 wita, tersangka keluar rumah menuju kandang ayam.

Adegan ke 10 ini terjadi penikaman terhadap korban yang mengenai dada kiri, perut dan luka pada jari-jari korban.

Pada adegan kesembilan, kata mantan Kasat Lantas Takalar ini, dalam perjalanan tersangka bertemu dengan korban yang waktu itu sedang membeli bensin di pinggir jalan. Tersangka pun berhenti dan menghampiri korban.

"Korban kemudian mengajak tersangka ke rumah membicarakan pengecoran jalan. Setelah mendengar penjelasan korban, tersangka hendak meninggalkan rumah korban namun tidak jadi karena tersinggung dengan perkataan korban," terangnya.

Pada adegan kesepuluh, mendengar perkataan korban, Andi Saharuddin kemudian mencabut sebilah badik dari pinggang sebelah kiri lalu mengarahkan badik tersebut ke korban.

"Adegan ke 10 ini terjadi penikaman terhadap korban yang mengenai dada kiri, perut dan luka pada jari-jari korban. Tersangka juga menikam korban sampai kedepan rumah tepat halaman rumah," jelas dia. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 7 February 2023 | 18:05 WIB
Gempa bumi Magnitudo (M) 7,8 yang melanda Turki dan Suriah mengundang duka cita dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 11:24 WIB
Berikut lirik lengkap single Manusia Putus Asa milik Ayuenstar.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 7:15 WIB
Penyanyi solo Marion Jola kembali merilis single terbarunya yang berjudul Bukan Manusia.
Loading ...