News

Saan Mustopa Sebut Pembahasan RUU IKN Dikembalikan ke Panja

Saan Mustopa Sebut Pembahasan RUU IKN Dikembalikan ke Panja
Wakil Ketua Panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) Saan Mustopa. (foto: Antara).

Jakarta - Wakil Ketua Panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) Saan Mustopa mengatakan masih tersisa empat substansi RUU IKN yang dibahas kembali di panitia kerja (Panja). 

"Dari hasil laporan tim perumus, masih ada daftar inventaris masalah (DIM) yang bersifat substansi dan itu dikembalikan lagi ke Panja," kata Saan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Januari 2022. 

Saan menjelaskan substansi itu di antaranya terkait status ibu kota negara. Awalnya, kata dia, sudah disepakati jika statusnya pemerintah daerah khusus (Pemdasus) atau pemerintahan daerah khusus IKN. 

Namun, setelah pemerintah melakukan semacam penyempurnaan, ditambahkan frasa baru yakni pemerintahan daerah khusus ibu kota negara yang selanjutnya disebut IKN otorita. 

"Itulah yang masih menjadi persoalan, karena masih banyak anggota pansus mempertanyakan frasa baru otorita itu," ucap Saan.

Selanjutnya, terkait rencana induk di mana sebelumnya telah ada rencana induk IKN. Rencana induk itu memuat hal-hal bersifat detail. 

Namun, masih ada sejumlah anggota dewan yang mempersoalkan, karena nanti panduan membangun ibu kota itu adalah rencana induk tersebut. 

Kemudian, terkait pemindahan ibu kota, Saan mengemukakan sebagian anggota dewan masih mempertanyakan terkait waktu pemindahan dilakukan. 

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Komisi II DPR RI menyepakati pembahasan RUU IKN dilanjutkan oleh tim perumus (timus). 

"Disepakati dibawa ke timus, dengan catatan kalau belum selesai pembahasan di timus untuk hal-hal yang substansi, akan dibawa kembali ke Panja," ujar Saan Mustopa dalam rapat panitia kerja (Panja) RUU IKN di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Desember 2021. 

Sebanyak tujuh fraksi dan perwakilan DPD RI yang setuju pembahasan dilakukan di timus. Sementara dua fraksi yakni Partai Demokrat dan PKS tidak menyetujui pembahasan di timus, tetapi tetap di panitia kerja. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 23:27 WIB
Film Sri Asih, superhero kedua dari Jagat Sinema Bumilangit diagendakan tayang perdana di layar bioskop pada 6 Oktober 2022.
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 22:53 WIB
Bintang K-Pop Kwon Bo-ah alias BoA dikabarkan positif terinfeksi Covid-19
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 21:44 WIB
Indra Lesmana terpaksa mengundur jadwal konser tunggal pertamanya akibat positif terinfeksi Covid-19.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 21:23 WIB
Tito Karnavian menyebutkan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Papua Selatan berdampak positif.
Alur
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 21:16 WIB
Teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat mencegah penipuan dalam sistem perbankan.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 21:12 WIB
Ahmad Muzani mengklaim bahwa semua kader menginginkan Ketua Umum Prabowo Subianto untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) di Pilpres 2024.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 20:54 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah di Papua Barat akan dapat memajukan wilayah tersebut.
News
Fernandho Pasaribu - 12 August 2022 | 20:47 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas memusnahkan pakaian bekas impor sebanyak 750 bal senilai Rp 8 miliar.
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 20:46 WIB
Dua penampil festival musik Synchronize Fest 2022, Dirty Ass dan Munhajat, sukses melakukan pemanasan di gelaran From Bintan With Love.
News
Eno Dimedjo - 12 August 2022 | 20:11 WIB
Blackpink bakal mengemas rilisan fisik untuk album terbaru bertajuk Born Pink dengan bahan-bahan yang ramah lingkungan.
Loading ...