News

Sambangi UIN Surakarta, FOKSI dan BSSN Gelar Kuliah Umum Jaga Siber

Sambangi UIN Surakarta, FOKSI dan BSSN Gelar Kuliah Umum Jaga Siber
Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian (kiri) dan Ketua Umum DPP FOKSI Muhammad Natsir Sahib. (Foto: Istimewa)

Jakarta - DPP Forum Komunikasi Santri Indonesia (FOKSI) bekerja sama dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) menggelar kuliah umum dengan tema Menjaga Ruang Siber di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta.

Kuliah umum tersebut menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Pengamat Sosial Ray Rangkuti, Guru Besar Ilmu Hukum Univeristas Al Azhar Indonesia, Prof Dr. Suparji Ahmad, Sosiolog UNS Akhmad Ramdhon, serta Wakil Ketua Komite Organisasi & PSDM Demisioner Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Erwina Tri.

Selain itu, acara juga dihadiri langsung oleh Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian serta disambut oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Dr. Mudofir M.Ag.

Dalam sambutan dan kuliah umumnya, Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan bahwa pihaknya menggandeng FOKSI dan Pesantren lantaran menurutnya, dalam menjaga dunia siber harus melalui internalisasi nilai-nilai budi pekerti dan akhlaqul karimah.

"Hal ini telah dimiliki santri kita, tinggal mendorong ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memberikan literasi dalam menjaga ruang siber," kata Hinsa Siburian, dikutip Kureta pada Minggu, 25 September 2022.

BSSNKepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian (kiri) dan Ketua Umum DPP FOKSI Muhammad Natsir Sahib. (Foto: Istimewa)

Kepala BSSN juga menyampaikan bahwa Raja Mangkunegaran I Raden Mas Said mengajarkan filosofi gotong-royong serta persatuan dalam bermasyarakat, sehingga salah satu sila dalam Pancasila terilhami oleh sosok Raden Mas Said.

"Dalam menjaga persatuan dan kesatuan, Pancasila menjadi sebuah simbol kekuatan yang harus didorong dalam internalisasi nilai-nilai budaya bangsa Indonesia," kata Hinsa.

"Karena sebagai bangsa yang besar, budaya kita telah berkembang pesat dalam kehidupan. Budi pekerti dan nilai-nilai Kebudayaan serta akhlaqul karimah jadi poin penting dalam menjaga ruang siber kita," tuturnya.

Gelaran kuliah umum yang berlangsung di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta pada Jumat, 23 September 2022 ini, dihadiri oleh peserta secara daring dan luring dengan salah satu segmentasinya adalah mahasiswa penerima KIP Kuliah alias Bidik Misi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BSSN membagikan empat buah laptop kepada mahasiswa Bidik Misi yang berprestasi, serta satu buah laptop untuk organisasi KIP agar dapat memiliki inventarisi dalam berkegiatan.

Kepala BSSN juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah mencanangkan program KIP yang telah terimplementasi secara nyata sebagai penunjang pendidikan dan mencetak mahasiswa berprestasi.

Sementara dalam sambutannya, Ketua Umum DPP FOKSI, Muhammad Natsir Sahib mengapresiasi Kepala BSSN dan jajarannya yang dinilai telah bekerja dengan baik dalam mewujudkan Indonesia berdaulat siber.

Cak Natsir mengatakan, Kepala BSSN Hinsa Siburian merupakan sosok yang telah lama mempertahankan bangsa Indonesia sejak mengabdi di korps TNI. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor UIN Surakarta beserta jajarannya yang dengan apik mengemas acara kuliah umum tersebut.

Cak Natsir mengatakan, dalam beragama Nabi Muhammad selalu berpesan untuk bertabayyun lantaran dalam kehidupan, kebathilan dan kebenaran kadang batasannya seolah semu.

"Maka sebagai umat Islam, wajib bagi kita untuk jujur dalam kehidupan nyata, apalagi dalam bermedia sosial dan di ruang siber, karena di era kekinian ruang siber banyak rawan terjadi perpecahan," kata Natsir.

"Jika tidak mampu menguatkan, maka penting internalisasi nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa untuk menjaga ruang siber dalam memperkokoh bangsa ini," tuturnya.

BSSNKepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian (kiri) dan Ketua Umum DPP FOKSI Muhammad Natsir Sahib. (Foto: Istimewa)

Cak Natsir bilang, FOKSI dan BSSN patut bersyukur dan berbangga lantaran acara Kuliah Umum juga menampilkan lokal wisdom, di antaranya Ketoprak Humor dari kelompok seni Surakarta, Bakar Production.

Selain itu, pembicara dalam kuliah umum tersebut juga merupakan pemateri kompeten yang berasal dari berbagai kalangan, seperti pakar hukum Prof Dr. Suparji Ahmad yang kerap menjadi pembicara di TV Nasional dan memiliki rekam jejak mencerdaskan kehidupan bangsa, utamanya dalam hal melawan Hoaks mengenai isu hukum.

"Juga kepada Ray Rangkuti yang selalu jadi garda terdepan melawan hoaks dan utamanya politik identitas," tuturnya. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 28 November 2022 | 22:41 WIB
Ghana mampu membendung serangan Republik Korea untuk tidak jebol di menit akhir babak kedua.
News
Eno Dimedjo - 28 November 2022 | 21:32 WIB
Platform Melon Indonesia resmi mengumumkan rebranding menjadi Nuon Digital Indonesia.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:49 WIB
Bobby mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 Desember 2022.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:42 WIB
Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan Komisi I DPR menggelar fit and proper test KSAL Yudo Margono calon Panglima TNI.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:32 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan para menteri pembantu Jokowi akan keroyokan menindaklanjuti hasil kesepakatan KTT G30 di Bali.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:24 WIB
Serbia dan Kamerun terlibat duel seru.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:03 WIB
usat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga mewaspadai dampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru erupsi dua kali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya untuk membentuk gugus tugas (task force) khusus guna menindaklanjuti KTT G20 di Bali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:17 WIB
Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan RKUHP akan hapus pasal karet UU ITE.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:09 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman menginformasikan, hingga Senin ini tercatat ada 323 orang meninggal dunia pascagempa bumi 5.3 M di Cianjur, Jabar.
Loading ...