News

Sinopsis Film Hayya 2: Hope, Dream & Reality, Pergulatan Melawan Trauma

Sinopsis Film Hayya 2: Hope, Dream & Reality, Pergulatan Melawan Trauma
Poster film Hayya 2: Hope, Dream & Reality. (Foto: Warna Pictures)

Jakarta - Rumah produksi Warna Pictures resmi merilis trailer dan poster film terbaru mereka yang berjudul Hayya 2: Hope, Dream & Reality. Film yang dibintangi Ria Ricis dan Fauzi Baadila ini mengangkat isu soal pergulatan melawan trauma.

Mengutip Opsi ID, film ini merupakan sekuel dari film Hayya The Power of Love rilisan tahun 2019 silam. Pihak rumah produksi menjelaskan bahwa film ini masih akan mengangkat genre drama keluarga, namun dengan isu khusus sebagai tema.

Dalam ceritanya, film Hayya 2 bakal mengetengahkan isu kemanusiaan dan kesehatan mental, namun diracik sedemikian rupa, dengan harapan dapat menghibur penonton film Tanah Air sekaligus menjadi medium refleksi terhadap kondisi dan situasi hari ini.

Hayya 2: Hope, Dream & RealitySuasana konferensi pers film Hayya 2: Hope, Dream & Reality. (Opsi/Istimewa)

Trauma dengan situasi konflik yang terjadi di Palestina membuat Hayya tidak mau dipulangkan, dan kembali melarikan diri agar bisa tinggal di Indonesia.

Dalam pelariannya, Hayya bertemu dengan Lia, seorang perempuan cantik dan baik hati yang mengira Hayya adalah anaknya.

Hayya pun diajak Lia tinggal dirumahnya dan bertemu dengan Faisal. Faizal yang awalnya bingung dengan kehadiran Hayya, akhirnya menganggap Hayya adalah penyelamat bagi kehidupan rumah tangganya.

Di tempat lain, Rahmat, Adhin, dan Ricis terus mencari Hayya. Lalu satu persatu tabir keluarga Faisal terbuka, hingga pada puncaknya, sebuah tragedi menimpa Hayya, membuat situasi menjadi kompleks dan menegangkan.

Hayya 2: Hope, Dream & RealityPoster film Hayya 2: Hope, Dream & Reality. (Foto: Warna Pictures)

Film Hayya 2 rencananya akan tayang serentak di Bioskop Indonesia pada Maret 2022. Skenario film ini ditulis Ali Eunoia dan Jastis Arimba, serta disutradarai oleh Jastis Arimba.

Film ini pun di produseri oleh Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia didampingi para produser eksekutif yang terdiri dari Erick Yusuf, Oki Setiana Dewi dan Imam T Saptono.

Hayya 2 selain diangkat ke layar lebar, ceritanya pun akan diadaptasi ke sebuah novel yang ditulis Helvwy Tiana Rosa dan Beny Arnas.

Film Hayya 2: Hope, Dream & Reality dibintangi oleh Amna Shahab, Dhini Aminarti, Dimas Seto, Donny Alamsyah, Ria Ricis, dan Fauzi Baadila.

Selain itu, ada pula Adhin Abdul Hakim, Asri Welas, Agla Artalidia, Hamas Syahid, Meyda Sefira, Yusuf Ozkan, Humaidi Abas, Erick Yusuf, Oki Setiana Dewi dan Cholidi Assadil Allam. []


Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 25 May 2022 | 22:44 WIB
Saur Tumiur Situmorang mengatakan, tambang sering sekali menimbulkan hal-hal baru terkhusus pada perempuan.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:47 WIB
Pria lanjut usia (lansia), Juned Nasution (60) yang hanyut disela minum tuak di pinggir Sungai Denai, Kota Medan, ditemukan tewas
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:43 WIB
Cuaca buruk diprediksi berpotensi terjadi disejumlah wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) besok, Kamis, 26 Mei 2022.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:41 WIB
Seorang ayah di Sulbar kehilangan uang puluhan juta akibat ditipu penelpon gelap
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:35 WIB
DPD Gerindra Sulbar sudah mulai panaskan mesin politik Pilgub 2024.
News
Rio Anthony - 25 May 2022 | 21:31 WIB
Dugaan penghinaan Bendera Merah Putih di Majene, praktisi hukum menilai terkesan dibiarkan polisi.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 21:14 WIB
Strategi komunikasi yang dirancang oleh Carl Byoir Indonesia sukses mengantarkan Samsung meraih penghargaan The Best PR Campaign Award.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 20:39 WIB
Gita Bhebhita memiliki latar kepribadian yang tak jauh berbeda dengan karakter Sarma di film Ngeri Ngeri Sedap.
News
Eno Dimedjo - 25 May 2022 | 20:11 WIB
Selain hampir 100 persen syuting di wilayah Danau Toba, film Ngeri Ngeri Sedap juga mengoptimalkan lebih dari 100 orang bintang dan kru lokal.
News
Fernandho Pasaribu - 25 May 2022 | 19:10 WIB
Anggota DPR menilai pemerintah perlu memberikan kompensasi kepada peternak sebagai salah satu upaya dalam rangka menanggulangi serangan wabah PMK.
Loading ...