News

Sosialisasikan Penggunaan QRIS bersama BI, Anis: Langkah Tingkatkan Pendapatan UMKM

Sosialisasikan Penggunaan QRIS bersama BI, Anis: Langkah Tingkatkan Pendapatan UMKM
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Byarwati.(Foto:Kureta/Istimewa)

Jakarta - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Byarwati dan Bank Indonesia (BI) memberikan sosialisasi tentang kebijakan BI dalam penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran non tunai.

Menggunakan pembayaran non tunai dengan QRIS merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan UMKM

Pelaksanaan acara itu turut bekerja sama dengan Yayasan Filantropi Insan Mulia. Kegiatan ini berlangsung Aula Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 20 Desember 2021.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Kramat Jati, Budi Elly, Ketua Yayasan Filantropi Insan Mulia Agus Ismail, dan narasumber dari Bank Indonesia Ria Suwandito.

Kemudian ada pula Ketua DPC PKS Kramat Jati Wahyu Sulistyo, dan tokoh masyarakat setempat.

Sebelumnya acara sosialisasi penggunaan QRIS, sudah terselenggara di beberapa wilayah Jakarta Timur, seperti Kecamatan Cipayung, Pasar Rebo, dan Jatinegara.

Saat memberikan kata-kata pengantar, anggota Komisi XI DPR Anis Byarwati menyampaikan bahwa secara global dunia sedang menuju kepada transaksi non tunai.

Oleh karena itu, dia berharap masyarakat khususnya para pelaku UMKM harus bisa memiliki daya saing dengan ikut menggunakan QRIS.

"Menggunakan pembayaran non tunai dengan QRIS merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan UMKM, agar UMKM khususnya di Jakarta Timur, dapat memiliki daya saing dengan mulai menerapkan transaksi non tunai atau digital," kata Anis meneruskan keterangannya, Selasa, 21 Desember 2021.

Sementara perwakilan dari Bank Indonesia, Ria Swandito menjelaskan bahwa QRIS merupakan salah satu standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari BI untuk semua perusahaan yang memanfaatkan teknologi finansial dalam bertransaksi.

"Saat ini penggunaan QRIS sudah sangat meluas, sehingga bisa digunakan oleh para pelaku usaha rumahan. Hal itu membuat transaksi digital menggunakan QRIS dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat dan tentunya transaksi akan menjadi lebih cepat, aman, dan mudah," ujar Ria Swandito.

Antusias peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan, hingga permintaan tutorial lengkap cara pendaftaran dan penggunaan QRIS untuk usaha mereka.

Peserta yang terdiri dari para pelaku UMKM itu menilai bahwa penggunaan QRIS dapat menjadi kebutuhan mereka.

Oleh karena itu, mereka berharap sosialisasi dapat dilakukan kepada masyarakat yang lebih luas lagi.

Lebih lanjut, Anis yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini sangat berterima kasih atas partisipasi aktif para pelaku UMKM sebagai peserta.

"Semoga dengan hadir dalam acara ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan sistem bisnisnya dengan menggunakan QRIS," ucap Anis Byarwati.[]

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 28 November 2022 | 22:41 WIB
Ghana mampu membendung serangan Republik Korea untuk tidak jebol di menit akhir babak kedua.
News
Eno Dimedjo - 28 November 2022 | 21:32 WIB
Platform Melon Indonesia resmi mengumumkan rebranding menjadi Nuon Digital Indonesia.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:49 WIB
Bobby mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 Desember 2022.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:42 WIB
Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan Komisi I DPR menggelar fit and proper test KSAL Yudo Margono calon Panglima TNI.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:32 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan para menteri pembantu Jokowi akan keroyokan menindaklanjuti hasil kesepakatan KTT G30 di Bali.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:24 WIB
Serbia dan Kamerun terlibat duel seru.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:03 WIB
usat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga mewaspadai dampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru erupsi dua kali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya untuk membentuk gugus tugas (task force) khusus guna menindaklanjuti KTT G20 di Bali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:17 WIB
Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan RKUHP akan hapus pasal karet UU ITE.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:09 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman menginformasikan, hingga Senin ini tercatat ada 323 orang meninggal dunia pascagempa bumi 5.3 M di Cianjur, Jabar.
Loading ...