News

The Panturas Rilis Single All I Want dalam Format Film Pendek

The Panturas Rilis Single All I Want dalam Format Film Pendek
Salah satu adegan dalam fllm pendek All I Want milik The Panturas. (Foto: Kureta/Creathink)

Jakarta - Grup band The Panturas merilis single All I Want dalam format film pendek. Tafsir sinema pada lagu tersebut, dieksekusi Edy Khemod yang duduk di bangku sutradara.

Dalam ceritanya, film ini mengekspos kisah balas dendam berbalut asmara milik seorang perempuan bernama Ida kepada seorang tukang jagal, pembunuh orang tuanya yang dituduh antek PKI pada masa pemberangusan komunis '65.

Film pendek ini diramaikan kehadiran tiga peran karakter yang dibintangi oleh para aktor berkelas, yakni Prisia Nasution sebagai Ida, Dimas Danang sebagai Anwar, dan Tio Pakusadewo sebagai sang tukang jagal.

Cerita kemudian berkembang menuju 16 tahun berikutnya ketika dengan dramatis Ida telah berhasil menyekap si penjagal, yang tangannya kini terikat di tempat pengulitan daging di restoran sate kambing miliknya. Siap dicacah.

Sebelum Anwar, gebetan Ida yang lugu dan romantis itu, nongol secara mengejutkan di depan pintu, merengek, menagih balasan cinta yang tak kunjung juga diterimanya.

Sadar dirinya nanti membutuhkan bantuan bersih-bersih paska pembantaian, mental psikopat Ida pun berkibar, diseretnya Anwar masuk ke dalam rencana sadisnya malam itu dengan cara klasik: ia mempertanyakan seberapa besar kesungguhan cinta Anwar, dan demikian pula ia menuntut sebuah pembuktian darinya.

Anwar yang bersemangat kontan masuk perangkap, sampai akhirnya terjadilah hal yang sudah dinantikan Ida selama hidupnya.

Aksi cincang tubuh manusia. Dipecah-pecah kemudian menyerupai potongan "kambing guling" dan ditempatkan ke dalam beberapa kardus yang selanjutnya akan digeletakkan begitu saja di pinggir jalan, persis seperti kasus Setiabudi 13 di tahun 1981.

The PanturasGrup band The Panturas. (Foto: Kureta/Creathink)

Tembang All I Want yang dirilis dalam format film pendek ini merupakan single ketiga dari album Ombak Banyu Asmara milik The Panturas yang dirilis pada Jumat, 10 September 2021 lalu.

Lewat album ini, grup band yang digawangi oleh Abyan Zaki Nabilio (vokal/gitar), Rizal Taufik (gitar), Bagus 'Gogon' Patria (bas) dan Surya Fikri Asshidiq (drum) ini mengajak para pendengarnya tenggelam ke dalam pusaran dendang rock selancar kontemporer.

Karya berisi sepuluh lagu yang secara aransemen digubah rancak ini, menghadirkan ragam budaya yang tersaji dalam setiap judul tembang.

Saat ini, album Ombak Banyu Asmara milik The Panturas sudah dapat didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital dan versi fisik berbentuk CD yang bisa didapatkan via pemesanan khusus. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 23:04 WIB
Komisaris Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT. Mon Jambee, H. Subarni, menjamin tidak akan ada permainan harga beli sawit.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:29 WIB
Musisi Fariz RM menyapa penggemarnya di tengah pandemi Covid-19 lewat konser musik bertajuk Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:14 WIB
Akmal Ibrahim terlihat semringah sepanjang kegiatan peresmian PKS di Abdya.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:46 WIB
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati menyambut baik instruksi Presiden Jokowi menindak tegas perusahaan pinjol.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:12 WIB
Anggota Komisi I DPR, Sukamta meminta OJK menghapus pemberian akses IMEI kepada perusahaan pinjaman online.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:55 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga non PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akan disanksi apabila tak mau divaksin.
News
Fahzian Aldevan - 16 October 2021 | 17:48 WIB
Mantan ajudan Terdakwa Nurdin Abdullah mengaku uang 200.000 dolar Singapura dari kontraktor diterima langsung Nurdin
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:43 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata memiliki total kekayaan Rp38,4 miliar.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 14:41 WIB
Sebanyak sebelas siswa MTs Harapan Baru ditemukan dalam keadaan tewas usai hanyut di Sungai Cileueur Leuwi.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 14:29 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bersama lima orang lainnya
Loading ...