Alur

Tips Psikiater Cara Atasi Stres Melalui Gaya Hidup Sehat

Tips Psikiater Cara Atasi Stres Melalui Gaya Hidup Sehat
Ilustrasi - orang sedang berolahraga (foto: Pexels)

Jakarta - Psikiater dari RSPUN Cipto Mangunkusumo dr. Gina Anindyajati, SpKJ mengatakan stres bisa diatasi dengan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk pola diet sehat, pola tidur berkualitas, melakukan aktivitas fisik, dan keterampilan berpikir rasional. 

"Dalam mencegah stres yang berkepanjangan, bisa kita atasi dengan menerapkan gaya hidup sehat. Yang termasuk dalam gaya hidup sehat adalah pola diet sehat, tidur yang cukup dan berkualitas, aktivitas fisik yang rutin, dan kemampuan berpikir yang rasional," kata Gina kepada wartawan di Jakarta, dikutip Kureta, Minggu, 20 November 2022. 

Gina menjelaskan, pola diet sehat yang dimaksud, salah satunya dengan mengurangi konsumsi makanan olahan dan makanan yang tinggi kadar gula dan lemak, karena akan melepaskan radikal bebas yang bersifat racun. 

Menurutnya, radikal bebas sebenarnya bisa dibuang jika sistem metabolisme dalam tubuh berjalan normal. Namun, ia mengingatkan bahwa kemampuan metabolisme tubuh terbatas, sehingga makanan olahan dan makanan yang tinggi lemak dan gula sebaiknya juga dibatasi. 

"Kemampuan metabolisme tubuh kita itu terbatas. Akhirnya, radikal bebas yang harusnya dibuang jadi enggak bisa dibuang. Kemudian menimbulkan efek beracun yang disebut stres oksidatif yang memengaruhi organ, terutama otak kita," kata Gina menjelaskan.

"Stres oksidatif berkepanjangan akan memengaruhi cara kerja otak, sehingga orang tersebut menjadi lebih rentan mengalami gangguan jiwa seperti skizofrenia, bipolar, maupun depresi," ujar dia lagi. 

Di samping diet gula, lemak, dan makanan olahan, Gina juga mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan sumber antioksidan seperti jambu, sirsak, jeruk, brokoli, wortel, tomat, kunyit, teh hijau, bawang putih, dan kayu manis.

Selanjutnya, Gina juga merekomendasikan tidur cukup, yakni 7-8 jam per hari. Kurangnya jam tidur, kata dia, akan mengubah mekanisme kerja daya tahan tubuh sehingga akan menyebabkan peradangan yang kronis, peningkatan risiko penyakit kardiometabolik, kanker, autoimun, dan neurodegeneratif. 

Ia juga menyarankan untuk menghindari penggunaan gawai di malam hari terutama sebelum tidur. Menurutnya, paparan cahaya di malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian sehingga mengakibatkan peningkatan risiko kanker, difsungsi metabolisme, dan gangguan suasana hati.

Kemudian, Gina mengatakan aktivitas fisik juga menjadi hal yang sangat penting. Ia menjelaskan, kurang gerak atau hanya duduk selama lebih dari delapan jam per hari akan meningkatkan risiko peradangan kardiovaskular, obesitas, diabetes, serta gangguan kecemasan dan gangguan jiwa lainnya. 

Adapun aktivitas yang ia rekomendasikan adalah jalan kaki ringan, jogging, bersepeda, berenang, serta aktivitas relaksasi seperti yoga dan taichi. 

Selain itu, Gina mengatakan bahwa pola pikir yang rasional juga penting untuk mengatasi stres. Menurutnya, pemikiran yang tidak rasional cenderung dianggap sebagai ancaman sehingga emosi yang muncul adalah emosi negatif.

"Sebagai manusia, kita cenderung punya pikiran yang otomatis bersifat negatif. Tugas kita adalah belajar mengenali," kata Gina. 

"Setiap ada kejadian, ada pikiran yang muncul, cek pada diri sendiri, pikiran saya benar atau enggak, sesuai kenyataan atau enggak. Kalau enggak, sebetulnya seperti apa. Pikiran baru inilah yang akan membuat kita menjadi lebih baik," ujarnya memungkasi dikutip dari Antara. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Tigor - 28 November 2022 | 22:41 WIB
Ghana mampu membendung serangan Republik Korea untuk tidak jebol di menit akhir babak kedua.
News
Eno Dimedjo - 28 November 2022 | 21:32 WIB
Platform Melon Indonesia resmi mengumumkan rebranding menjadi Nuon Digital Indonesia.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:49 WIB
Bobby mengatakan, kebijakan ini mulai berlaku sejak 1 Desember 2022.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:42 WIB
Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengatakan Komisi I DPR menggelar fit and proper test KSAL Yudo Margono calon Panglima TNI.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:32 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan para menteri pembantu Jokowi akan keroyokan menindaklanjuti hasil kesepakatan KTT G30 di Bali.
News
Tigor - 28 November 2022 | 20:24 WIB
Serbia dan Kamerun terlibat duel seru.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 20:03 WIB
usat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga mewaspadai dampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru erupsi dua kali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:33 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajarannya untuk membentuk gugus tugas (task force) khusus guna menindaklanjuti KTT G20 di Bali.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:17 WIB
Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan RKUHP akan hapus pasal karet UU ITE.
News
Morteza Syariati Albanna - 28 November 2022 | 19:09 WIB
Bupati Cianjur Herman Suherman menginformasikan, hingga Senin ini tercatat ada 323 orang meninggal dunia pascagempa bumi 5.3 M di Cianjur, Jabar.
Loading ...