News

Viral Benny Rhamdani Minta Jokowi Jerat Hukum Saja Para Penghasut

Viral Benny Rhamdani Minta Jokowi Jerat Hukum Saja Para Penghasut
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani. (foto: dok. BP2MI).

Jakarta - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tak ragu memolisikan para penghasut yang kerap melakukan ujaran kebencian terhadap pemerintahan yang sah. 

Diketahui, sebelumnya potongan video Benny Rhamdani mengaku gemas dan siap tempur di lapangan melawan para massa pengkritik pemerintah Jokowi viral di media sosial. Video itu diduga direkam saat acara deklarasi relawan Nusantara Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Sabtu, 26 November 2022.

Saat itu, Benny nampak duduk berhadapan langsung dengan Presiden Jokowi. Lantas Presiden RI dua periode itu pun menanyakan contoh para penghasut yang Benny dimaksud.

Baca juga: Video Viral Benny Rhamdani Siap Tempur Lawan Pengkritik Jokowi

Benny pun menjelaskan kepada Jokowi, orang yang ia maksudkan adalah pihak-pihak yang kerap melakukan pencemaran nama baik, melakukan ujaran kebencian dengan menyerang muruah pemerintahan yang sah, bahkan tak jarang melakukan adu domba. Untuk orang-orang seperti itu, menurutnya, bisa dijerat saja dengan pasal pidana.

"Misalnya setiap mereka yang selama ini mencemarkan nama baik, menyerang pemerintah, adu domba, hasut penyebaran kebencian. Semua bisa dijerat dengan hukum, penegakan hukum ini yang harus dilakukan" kata Benny dikutip Kureta, Selasa, 29 November 2022.

Benny pun meyakini massa pro pemerintah terbilang besar karena terbukti pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin memenangkan Pilpres 2019. Terlebih, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah masuk ke Kabinet Indonesia Maju.

"Kita ini pemenang Pilpres, kita ini besar, tapi serangan lawan ini masih terus," kata Benny.

Benny pun menyarankan Jokowi untuk melakukan amplifikasi program-program keberhasilan pemerintah dan tak ragu memolisikan para pengkritik itu. 

Lagi-lagi Benny menekankan, bahwa dirinya pun tak segan bertindak gegabah, siap tempur melawan massa pengkritik Jokowi lantaran kesabarannya saat ini sudah habis.

"Kedua, kita gemas pak ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak. Kalau bapak enggak mengizinkan kita tempur di lapangan melawan mereka, maka penegakan hukum yang harus (dilakukan)," katanya.

"Karena ketika tidak, kami hilang kesabaran, ya sudah kita yang melawan mereka di lapangan," ucap Benny Rhamdani memungkasi. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Fernandho Pasaribu - 7 February 2023 | 18:05 WIB
Gempa bumi Magnitudo (M) 7,8 yang melanda Turki dan Suriah mengundang duka cita dari berbagai penjuru dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 11:24 WIB
Berikut lirik lengkap single Manusia Putus Asa milik Ayuenstar.
News
Eno Dimedjo - 7 February 2023 | 7:15 WIB
Penyanyi solo Marion Jola kembali merilis single terbarunya yang berjudul Bukan Manusia.
Loading ...