Netizen

Warganet Protes Aplikasi PeduliLindungi Eror Tidak Bisa Diakses

Warganet Protes Aplikasi PeduliLindungi Eror Tidak Bisa Diakses
Logo situs dan aplikasi Peduli Lindungi. (Foto: Kureta/Istimewa)

Jakarta - Sejumlah warganet mengeluarkan protes kerasnya di media sosial Twitter, lantaran aplikasi PeduliLindungi versi mobile tidak bisa diakses pada Minggu sore, 19 September 2021. 

Banyak dari warganet mengeluhkan, aplikasi PeduliLindungi yang sudah terinstal di ponsel mereka, tiba-tiba saja keluar (log out) secara otomatis. Sementara jika melakukan log in ulang justru tertulis belum terdaftar atau user not found.

"Lagi mau masuk Senayan City, pas scan pedulilindungi tiba-tiba ke logout. Pas login ulang ga bisa dan pesannya user not found. Ada-ada aja, padahal sebelumnya abis dari Gandaria City aman-aman saja," kicau @altaviaralam, dilihat Kureta, Minggu, 19 September 2021.

Baca juga: Data Presiden Jokowi di Peduli Lindungi Diduga Bocor, DPR: Cari Jejak Digitalnya

"Ini mau masuk app pedulilindungi kaga bisa-bisa," tulis @TyrexMark.

"@PLindungi min kenapa aplikasi pedulilindungi tiba-tiba ke log out dan ga bisa log in lagi," tulis netizen.

Sementara ada juga warganet yang mengaku hendak melakukan penerbangan, akan tetapi tak bisa masuk ke aplikasi yang diwajibkan oleh pemerintah itu.

Baca juga: Cara Mengatasi Tidak Bisa Scan Barcode di Aplikasi PeduliLindungi

"Min @PLindungi saya kesulitan login, kode OTP enggak kekirim, saya ada penerbangan besok pagi, mohon bantuannya," kicau @Agarsvpaya.

Selain itu, ada warganet juga yang mengharapkan kejadian eror PeduliLindungi jangan sampai berekses terhadap kebocoran data.

"Sebagian pengguna aplikasi PeduliLindungi mengalami masalah, termasuk saya. Semoga masalahnya gak serius dan tidak menyangkut urusan data pribadi (lagi)," kata @iqbalbasyari. 

Hingga saat ini, tidak jelas penyebab dan berapa banyak pengguna PeduliLindungi yang terdampak. Ketika Kureta mengonfirmasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), juru bicara kementerian hanya menyebut bahwa mereka sedang mengecek keluhan warganet.

Aplikasi PeduliLindungi adalah aplikasi yang dirancang Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian BUMN untuk digunakan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas dalam mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia. []

Berita Terbaru

Berita Lainnya

News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 23:04 WIB
Komisaris Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik PT. Mon Jambee, H. Subarni, menjamin tidak akan ada permainan harga beli sawit.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:29 WIB
Musisi Fariz RM menyapa penggemarnya di tengah pandemi Covid-19 lewat konser musik bertajuk Sound From Dehills an Intimate Concert of Fariz RM.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 20:14 WIB
Akmal Ibrahim terlihat semringah sepanjang kegiatan peresmian PKS di Abdya.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:46 WIB
Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati menyambut baik instruksi Presiden Jokowi menindak tegas perusahaan pinjol.
News
Fernandho Pasaribu - 16 October 2021 | 19:12 WIB
Anggota Komisi I DPR, Sukamta meminta OJK menghapus pemberian akses IMEI kepada perusahaan pinjaman online.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:55 WIB
Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga non PNS di lingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akan disanksi apabila tak mau divaksin.
News
Fahzian Aldevan - 16 October 2021 | 17:48 WIB
Mantan ajudan Terdakwa Nurdin Abdullah mengaku uang 200.000 dolar Singapura dari kontraktor diterima langsung Nurdin
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 17:43 WIB
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata memiliki total kekayaan Rp38,4 miliar.
News
Eno Dimedjo - 16 October 2021 | 14:41 WIB
Sebanyak sebelas siswa MTs Harapan Baru ditemukan dalam keadaan tewas usai hanyut di Sungai Cileueur Leuwi.
News
Morteza Syariati Albanna - 16 October 2021 | 14:29 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bersama lima orang lainnya
Loading ...